Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buka Indo Defence, Presiden Prabowo Optimistis Sebelum 2045 Indonesia Telah Bebas dari Kemiskinan

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 13:13 WIB | Oleh:
Buka Indo Defence, Presiden Prabowo Optimistis Sebelum 2045 Indonesia Telah Bebas dari Kemiskinan Doc: antara foto
Ket. Presiden Prabowo pada pembukaan pameran Indo Defence, Indo Marine, dan Indo Aerospace di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6).

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto meyakini bahwa Indonesia bisa keluar dari kemiskinan jauh sebelum 2045 dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai peringkat enam terbesar di dunia.

Presiden Prabowo yang mengutip dari proyeksi lembaga ekonomi dunia, mengatakan bahwa Indonesia bisa menempati salah satu negara dengan ekonomi terbesar keenam atau bahkan kelima di dunia pada 2045 atau 20 tahun mendatang.

“Saya optimis setelah saya mempelajari angka-angka, saya optimis kita bisa hilangkan kemiskinan dari Republik Indonesia, jauh sebelum 2045. Itu keyakinan saya dan itu tekad pemerintah saya,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya pada pembukaan pameran Indo Defence, Indo Marine, dan Indo Aerospace di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6).

Presiden menjelaskan bahwa selama masa penjajahan ratusan tahun, Belanda telah menikmati kekayaan Indonesia yang saat ini mencapai sebesar 31 triliun dollar AS atau setara 504 kuadriliun rupiah.

Jika dibandingkan dengan besaran produk domestik bruto (PDB) Indonesia saat ini yang mencapai 1,5 triliun dollar AS, berarti Belanda telah menikmati kekayaan itu setara dengan 18 kali lipat PDB nasional sekarang, juga setara dengan anggaran negara selama 140 tahun.

Prabowo menilai bahwa jika kekayaan Indonesia dengan besaran PDB 1,5 triliun dollar AS tersebut dijaga oleh bangsa, Indonesia bisa menempati salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2045 mendatang.

Apalagi, teknokrat muda yang saat ini berusia 30 tahun akan memimpin Indonesia pada 25 tahun mendatang. “Anak-anak muda yang sekarang tadi dikatakan teknokrat muda yang umurnya sekarang 30, 25 tahun lagi mereka yang akan mimpin Republik ini. Dan di situlah kita bisa mungkin keluar dari kemiskinan untuk seluruh rakyat kita,” kata Prabowo.

Adapun Presiden Prabowo resmi membuka pameran alat utama sistem senjata (alutsista) dan alat pertahanan keamanan Indo Defence, Indo Marine, dan Indo Aerospace.

Dalam sambutannya saat upacara pembukaan, Presiden Prabowo menjelaskan pameran dan forum Indo Defence menjadi wadah bagi seluruh kalangan untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains di bidang pertahanan.

Indo Defence digelar pada 11–14 Juni 2025 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, diikuti oleh 1.180 perusahaan dari 55 negara. Beberapa negara membangun paviliun tersendiri untuk menampilkan keunggulan industri pertahanannya, misalnya saja Turki, Amerika Serikat, dan Prancis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.