Budi Tegaskan Penanganan 'Stunting' Harus Dilakukan Secara Bersama-sama
📅 Kamis, 19 Okt 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: flickr/sehatnegeriku
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan upaya pencegahanstuntingdi Indonesia harus dilakukan secara bersama-sama agar memperoleh hasil yang maksimal.
"Kita (Kemenkes) nggak mungkin sendiri, harus bersama-sama (menanganistunting)," kata Menkes Budi seusai menghadiri acara Gerakan Anak Sehat - Kolaborasi Inklusif Pengusaha Indonesia Atasi Stunting (GAS-KIPAS Stunting) di Serang, Banten, Selasa (17/10).
Lebih lanjut, Menkes Budi menegaskan penangananstuntingtidak dapat dilakukan jika hanya mengandalkan program saja, melainkan juga harus diikuti dengan sejumlah gerakan yang dimotori oleh masyarakat.
Dia menilai kasusstuntingdi Indonesia perlu dihilangkan, sebab anak yang mengalamistuntingakan mengalami kesulitan dalam tumbuh kembangnya, sehingga perkembangan anak tidak optimal.
"Sayang kan kalau di usia produktif nanti mereka tidak maksimal karena pas kecilnyastunting. Maka dari itu penting untuk kita pastikan balita tidakstunting, sehingga saat masa produktif hasilnya baik," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Stunting, kata Menkes Budi, dipengaruhi oleh banyak faktor seperti lemahnya ekonomi, kebersihan yang tidak dijaga, kesehatan yang tidak diperhatikan dengan baik, serta imunisasi yang tidak lengkap. Adapun pada saat ini, sambungnya, angkastuntingdi Indonesia berada pada angka 21,6 persen.
"Totalnya ada sekitar 25 juta balita, jadi kalau 21 persen sekitar lima juta balita yangstunting," ungkap Menkes Budi.
Pada 2024, pemerintah menargetkan angkastuntingdapat ditekan menjadi 14 persen. Secara bertahap, pemerintah juga menargetkan angkastuntingdapat turun menjadi 17 persen pada 2023 ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Target tahun ini (turun hingga) 17 persen, dibantu dengan 11 program intervensi. Intinya pada ibu sebelum hamil, saat hamil, dan bayi sesudah lahir. Untuk itu kita harus bekerja keras," tutur Menkes Budi Gunadi Sadikin. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!