Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buaya Muncul Saat Musim Hujan, Warga Sampit Diminta Waspada

📅 Minggu, 05 Nov 2023, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Buaya Muncul Saat Musim Hujan, Warga Sampit Diminta Waspada Doc: ANTARA/HO-BKSDA Sampit
Ket. Foto Arsip - Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah mengecek lokasi yang dilaporkan ada kemunculan buaya beberapa waktu lalu.

SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengimbau warga agar mewaspadaikemunculan buaya saat memasuki musim hujan.

"Pada akhir musim kemarau dan memasuki musim hujan biasanya menjadi masa kawin dan bertelur buaya, sehingga kami mengimbau warga agar waspada ketika beraktivitas di sekitar sungai," kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah, di Sampit, Minggu (5/11).

Ia menjelaskan, pada musim kawin dan bertelur, buaya biasanya menjadi lebih sensitif, agresif atau mudah menyerang, serta lebih sering memunculkan diri ke permukaan. Dalam beberapa pekan terakhir laporan kemunculan buaya sering diterima BKSDA Pos Jaga Sampit.

Seperti laporan yang diterima beberapa hari lalu dari seorang pemancing yang melintas di Sungai Mentaya menggunakan perahu motor. Pemancing tersebut sempat mengabadikan momen ketika seekor buaya muara dengan panjang kurang lebih dua meter tengah berjemur di tepi sungai. Tidak ada insiden apapun kala itu, karena si pemancing hanya sekadar melintas.

Namun, pada situasi seperti ini konflik antara buaya dan manusia rawan terjadi, sehingga BKSDA kerap menyampaikan imbauan setiap memasuki musim kawin dan bertelur buaya.

"Seperti yang sudah sering kami sampaikan agar warga yang tinggal di tepi Sungai Mentaya maupun anak sungai tersebut agar terus berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sungai, terutama saat gelap," ujarnya.

Muriansyah juga mengimbau warga agar menghindari tindakan yang dapat mengundang kedatangan predator air tersebut, di antaranya tidak memelihara ternak di atas atau tepi sungai, tidak membuang bangkai binatang ke sungai, dan tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai.

Ia menjelaskan, sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai bukan yang menjadi santapan buaya, tetapi sampah itu mengundang satwa lain seperti monyet atau biawak. Satwa tersebutlah yang menjadi mangsa buaya, sehingga untuk menghindari itu warga diimbau tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai.

"Ketiga hal itu dapat mengundang buaya sampai perairan sekitar permukiman, sehingga warga diharapkan bisa menghindari hal-hal tersebut," kataMuriansyah.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya konflik buaya dan manusia, pihaknya juga telah memasang spanduk peringatan maupun imbauan di sejumlah lokasi yang dilaporkan sering muncul buaya agar warga yang berada di lokasi tersebut bisa waspada.

Berdasarkan data BKSDA Pos Jaga Sampit sejak 2010 hingga 2023 ada 45 kejadian konflik buaya dan manusia. Dari tahun ke tahun tren kejadian ini mengalami penurunan yang signifikan dan kejadian terakhir yang ditangani pihaknya adalah pada Februari 2023.

Hal ini menandakan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat cukup meningkat. Pihaknya pun berharap ke depan tidak ada lagi konflik antara buaya dan manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.