Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: Ratusan Rumah Terendam Banjir di Dompu NTB

📅 Senin, 10 Nov 2025, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: Ratusan Rumah Terendam Banjir di Dompu NTB Doc: ANTARA
Ket. Warga melintas di jalan yang tergenang banjir di Kelurahan Potu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Minggu (9/11/2025). 

BIMA – Hujan lebat yang melanda Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Sabtu (8/11) malam hingga Minggu (9/11) dini hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah dan merendam ratusan rumah warga serta puluhan hektare lahan pertanian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu menyebutkan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi disertai kilat dan angin kencang yang berlangsung sejak pukul 18.00 WITA hingga 04.10 WITA.

"Empat kecamatan terendam, dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 70 sentimeter," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Dompu, Wan Muhtajun, Senin (10/11).

Ia memaparkan, adapun wilayah terdampak banjir yakni Kecamatan Dompu, Kempo, Woja, dan Hu'u.

"Di Kecamatan Dompu, genangan air terjadi di Desa Mbawi, Kelurahan Potu, Kelurahan Bada, dan Kelurahan Bali Satu. Sedangkan di Kecamatan Woja, air merendam sejumlah titik di Kelurahan Kandai Dua, Simpasai, Desa Wawonduru, Baka Jaya, dan Riwo.

Di Kecamatan Kempo, lanjut Muhtahun, banjir menggenangi 75 rumah di Desa Tolokalo, dan di Kecamatan Hu'u, tujuh rumah warga di Desa Hu'u turut terdampak.

"Total sementara sekitar 342 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter di beberapa lokasi," ujarnya.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi lahan pertanian di beberapa desa. Di Desa Baka Jaya tercatat 10 hektare sawah terendam, di Desa Wawonduru 50 hektare, dan di Desa Mbawi sekitar 30 hektare.

"Kerusakan juga terjadi pada sayap jembatan di Desa Hu’u yang longsor sepanjang enam meter serta longsor badan jalan di Desa Riwo sepanjang lima meter," terangnya.

BPBD Kabupaten Dompu bersama TNI, Polri, dan aparat desa telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan membantu warga membersihkan sisa material banjir.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR, Dinas Pertanian, dan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi dampak lanjutan, terutama terhadap infrastruktur, lahan pertanian, dan kesehatan masyarakat.

"Untuk sementara banjir telah surut, namun kami tetap siaga karena BMKG memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir masih dapat terjadi di beberapa wilayah Dompu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.