Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD DIY Siapkan Mitigasi Kelangkaan Air Bersih Saat Kemarau

📅 Kamis, 11 Mei 2023, 22:50 WIB | Oleh:
BPBD DIY Siapkan Mitigasi Kelangkaan Air Bersih Saat Kemarau Doc: ANTARA/Asep Fathulrahman
Ket. Ilustrasi - Seorang anak warga Cibuluh, Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten mengambil air di sumur resapan irigasi sawah yang sudah mengering, Sabtu (12/9).

YOGYAKARTA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi kelangkaan air bersih saat memasuki musim kemarau.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DIY Lilik Andi Aryanto di Yogyakarta, Kamis, mengatakan upaya mitigasi telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama BPBD kabupaten/kota se-DIY, Dinas PUP-PESDM DIY, serta Dinas Sosial DIY.

"Masing-masing kabupaten menyampaikan telah mempersiapkan diri untukdroppingair apabila dibutuhkan," ujar Lilik.

Menurut dia, sejumlah daerah di DIY yang setiap tahun berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau, antara lain Kecamatan Rongkop serta Tepus di Kabupaten Gunung Kidul.

Selain kekeringan juga berpotensi di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Kecamatan Panjatan di Kabupaten Kulon Progo, serta Kecamatan Prambanandi Kabupaten Sleman.

Untuk mengantisipasi, kata dia, BPBD Kabupaten Gunung Kidul telah menyiapkan 1.000 tangki air bersih dan ada 10 kecamatan yang juga menyiapkan anggaran untukdroppingair.

"Kabupaten yang lain juga telah menyiapkan, baik dengan dana rutin maupun Belanja Tidak Terduga (BTT) apabila dibutuhkan. Dinas Sosial DIY juga menyiapkan 280 tangki air," katanya.

Karena musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menurut Lilik, ketersediaan tangki air bersih masih perlu diperkuat dengan didukung dana APBD tahun 2023.

"Peran dari CSR dan masyarakat lainnya juga diharapkan dapat membantu," ujar Lilik.

Selain itu Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, kata dia, juga telah membuat sarana sumur bor di sejumlah wilayah berpotensi kekeringan.

"Harapannya dengan sumur bor tersebut akan mengurangi jumlah daerah yang mintadroppingair, selain itu juga melakukan pemeliharaan embung-embung," kata dia.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas mengatakan sebaran curah hujan di DIY periode 1 sampai 10 Mei 2023 atau dasarian pertama tercatat dalam kategori rendah-menengah berkisar 0 - 150 mm.

Pada tiga dasarian ke depan (dasarian I Mei hingga dasarian III Mei 2023), curah hujan di DIY diperkirakan berkisar antara 0 - 100 mm dengan kategori rendah hingga menengah.

Ia mengimbau pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat luas lebih siap dan antisipatif terhadap dampak musim kemarau 2023 yang diprakirakan akan lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya.

"Untuk daerah-daerah dengan peluang terjadinya curah hujan rendah, perlu melakukan langkah antisipasi memilih budi daya pertanian yang tidak membutuhkan banyak air, waspada kebakaran hutan, lahan, dan semak, serta menghemat penggunaan air bersih," ujar Reni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.