Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BP Taskin Tegaskan Sekolah Rakyat Kunci Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP Taskin Tegaskan Sekolah Rakyat Kunci Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko saat menghadiri diskusi dari Kongres Pejuang Perempuan Indonesia di Jakarta, Jumat (25/4).

Jakarta - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat bernilai penting untuk direalisasikan, di antaranya guna mengatasi kemiskinan ekstrem.

"Kami menganggap bahwa Sekolah Rakyat itu memang harus fokus, terutama terhadap kaum miskin ekstrem," ujar Budiman saat ditemui usai menghadiri diskusi dari Kongres Pejuang Perempuan Indonesia di Jakarta, Jumat (25/4).

Lebih lanjut, ia menyampaikan pula bahwa masyarakat yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem sudah seharusnya dibantu untuk keluar dari jerat kemiskinan tersebut. Menurutnya, kemiskinan ekstrem tidak hanya membuat seseorang kesulitan dalam memiliki hunian atau menempuh pendidikan, tetapi juga berpotensi kehilangan identitas diri.

"Kaum miskin ekstrem itu sering sekali hidup mereka bukan cuma miskin, tapi bahkan tidak punya tempat rumah, tidak punya cita-cita, kehilangan identitas diri. Ini penting agar tidak ada bangsa Indonesia yang kehilangan identitas kemanusiaannya," ujarnya.

Diketahui, BP Taskin bertanggung jawab menyusun rencana induk program Sekolah Rakyat. Hal tersebut mencakup identifikasi daerah prioritas, penyusunan kurikulum berbasis keterampilan kerja, serta pemantauan efektivitas program.

Sebelumnya, Budiman pun telah menyampaikan bahwa pihaknya bersama Kementerian Sosial mengupayakan agar lulusan Sekolah Rakyat dapat berkontribusi lebih jauh dengan memperkerjakan mereka di program-program strategis Presiden Prabowo Subianto.

"Bagi yang lulus, tadi kita menyepakati untuk bisa melakukan inkubasi dan mempekerjakan lulusan-lulusannya ke program-program strategis yang dibuat oleh pemerintahan Pak Prabowo, seperti 3 juta rumah, Makan Bergizi Gratis, dan sebagainya," kata dia.

BP Taskin dan Kementerian Sosial, ujarnya, siap mendorong siswa SR yang punya minat dan bakat untuk bisa melanjutkan pendidikannya terus sampai ke perguruan tinggi.

Dia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat berasrama adalah salah satu poin dalam Rencana Induk Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Budiman menilai Sekolah Rakyat berasrama adalah program yang strategis guna memutus mata rantai kemiskinan dan kebodohan, seperti dimandatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

30 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.