Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BGN Papua Barat Optimalkan Pangan Lokal untuk Program MBG

📅 Senin, 02 Feb 2026, 09:06 WIB | Oleh:
BGN Papua Barat Optimalkan Pangan Lokal untuk Program MBG Doc: antara foto
Ket. Siswa di Papua Barat tengah menikmati menu MBG.

MANOKWARI - Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Papua Barat terus mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Koordinator BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa di Manokwari, Senin (2/2), mengatakan seluruh SPPG di Papua Barat secara rutin menyediakan pangan lokal sebagai bagian dari menu MBG, selain menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Seluruh SPPG di Papua Barat rutin menyediakan pangan lokal sebulan sekali, seperti ubi-ubian dan pisang yang dibeli langsung dari pedagang maupun petani Papua. Ini bentuk dukungan terhadap potensi pangan lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” kata Erika.

Ia menjelaskan, pangan lokal yang disediakan antara lain petatas rebus, keladi, dan kasbi yang diolah menjadi makanan pengganti nasi.

Awalnya, pangan lokal disajikan seminggu sekali, namun karena respons peserta didik belum optimal, penyajiannya disesuaikan menjadi satu kali dalam sebulan.

Menurut dia, kebijakan pemanfaatan pangan lokal merupakan arahan langsung dari BGN Pusat. Sejak 8 Januari 2026, seluruh provinsi di Indonesia diwajibkan menerapkan penggunaan pangan lokal dalam program MBG.

Namun, BGN Papua Barat telah lebih dulu menjalankan kebijakan tersebut sejak Juli 2025.

Selain memanfaatkan pangan lokal, BGN Papua Barat juga bekerja sama dengan sedikitnya sembilan kelompok UMKM untuk menyediakan makanan kering, seperti roti, sebagai bagian dari menu MBG.

Seluruh SPPG di Papua Barat juga telah menjalin kerja sama dengan UMKM di wilayah masing-masing.

“Kalau di Kabupaten Manokwari sendiri setidaknya sudah ada sembilan UMKM yang rutin menyediakan MBG, mereka dimodali oleh Anggota DPR RI Obet Rumbruren,” ujarnya.

Erika menyebutkan, jumlah penerima manfaat MBG di Papua Barat saat ini mencapai 94.743 orang yang terdiri atas peserta didik serta kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Sementara di Kabupaten Manokwari, jumlah penerima manfaat mencapai 53.127 orang.

Pelayanan MBG di Manokwari saat ini dilaksanakan oleh 22 SPPG, sehingga menjadi kabupaten dengan jumlah SPPG terbanyak di Papua Barat. Adapun total SPPG di Papua Barat berjumlah 43 dapur yang tersebar di enam kabupaten, yakni Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak, dan Kaimana.

“Untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, pelayanan MBG direncanakan mulai berjalan pada Februari 2026,” kata Erika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.