Bekasi Tanam Mangrove di Lahan 10.000 Meter
📅 Kamis, 11 Jan 2024, 04:00 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
BEKASI - Lahan seluas 10.000 meter persegi di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dirawat ulang dengan menanami bakau. Penanaman dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemkab Bekasi dan swasta, Rabu (10/1).
Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas dampak pelebaran jalan oleh PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) selaku mitra pemerintah provinsi terhadap 2.000 meter persegi hutan bakau. Bibit mangrove ini akan menjadi tanggung jawab perusahaan pengawasannya agar dijaga sebaik-baiknya biar tumbuh sempurna," jelasnya.
Jadi ini dalam rangka kerja sama dengan swasta karena pemindahan hutan mangrove seluas 2.000 meter persegi yang terkena proyek perluasan jalan. Dani menilai, penanaman bibit bakau di lahan pengganti yang lebih luas ini memiliki manfaat besar bagi lingkungan.
"Dia akan mengurangi ancaman banjir rob, pemulihan hutan bakau, serta mengembalikan habitat sekitar area tersebut," ujar Dani dikutip Antara. Sedangkan bagi masyarakat, pemulihan kawasan hutan bakau ini juga dapat bermanfaat bagi peningkatan perekonomian. Sebab ini bisa dijadikan destinasi wisata.
Jika berkembang, akan mendatangkan banyak pengujung, sekaligus berdampak bagi pengembangan sektor UMKM sekitar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini kan daerah rob. Maka, bisa mengurangi ancaman melalui pemulihan hutan mangrove," tandasnya.
Untuk aspek udara juga bagus. Di samping habitatnya nanti bisa terbangun hutan mangrove. Di sini akan banyak ikan, burung, dan binatang lain. Mereka bisa kembali mendapat tempat hidup.
Dani berpesan kepada masyarakat sekitar untuk turut mendukung kegiatan ini dengan menjaga dan memelihara agar bakau tumbuh baik. Permudah proses investasi swasta sehingga berdampak pada kemajuan wilayah. Ini otomatis akan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk masalah lingkungan ayo kita dukung karena ini sudah sesuai dengan aturan," ajak Dani. Kini, tinggal tugasnya memastikan tanaman tidak rusak. Makanya, harus dipelihara. Selain itu, investasinya juga tolong dikawal bersama.
Kerja Sama
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Hermansyah, menambahkan, dalam perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani, PT TRPN memiliki kewajiban mengganti tanaman bakau serta bangunan lahan yang terdampak proyek pelebaran jalan.
Harapan kita setelah penataan kawasan pelabuhan ini selesai, kondisinya akan menjadi lebih baik, lebih tertata dan lebih aktif. Nanti ditambah akses jalan memadai yang akan mempercepat dan mempermudah masyarakat luar untuk datang.
Hermansyah menyatakan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara swasta, pemerintah, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!