Begini Situasi Posko Pengaduan Pendaftaran SPMB Jalur Prestasi di SMAN 78
📅 Rabu, 18 Jun 2025, 21:56 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Risky Syukur
JAKARTA - Posko pengaduan pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 melalui jalur prestasi di SMAN 78 Jakarta, Palmerah, Jakarta Barat, terpantau sepi pada hari terakhir pendaftaran, Rabu.
Situasi posko di lokasi nampak lenggang hingga mendekati sore hari. Demikian pula di ruang pelayanan, tidak ada antrean orang tua yang mengular dan menunggu giliran untuk berkonsultasi dengan panitia posko.
Hingga pukul 13.42 WIB, jumlah orang tua yang mendaftarkan anaknya untuk bersekolah jalur prestasi, tercatat hanya 55 orang.
Salah satu orangtua siswa bernama Fatma (45) mengaku datang untuk mengurus akun anak keduanya yang terkendala nomor induk kependudukan (NIK).
"(Kendala) karena benda alamat doang, jadi harus terdata setahun. Nah, aku awalnya tinggal di Tanjung Duren, sekarang pindah ke Kedoya," kata Fatma saat ditemui di lokasi, Rabu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, ia sudah melakukan proses pendaftaran sejak hari pertama jalur prestasi dibuka, namun akun milik anaknya itu masih terkendala hingga hari ini.
Sehingga, Fatma memutuskan untuk datang ke posko pengaduan di SMA 78 Jakarta untuk menanyakan kepada dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcakpil) terkait kendalanya tersebut.
Rencananya, Fatma akan memasukkan anaknya ke SMPN 90 Jakarta. Namun, lantaran masih terkendala, sehingga dirinya akan memasukkan anaknya melalui jalur domisili.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Nanti rencananya bakalan pindah jalur, berarti kan saya masuk domisili. Nanti datang lagi, masih ada waktu buat mengurus," katanya.
Sebelumnya, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat (Sudindik Jakbar) menangani keluhan para orang tua yang mendatangi posko pengaduan penerimaan murid baru (PMB) di SMAN 78 Palmerah.
Kepala Suku Bagian (Kasubag) Tata Usaha Sudin Pendidikan Jakarta Barat Wilayah II, Fakhrul Alam menjelaskan bahwa mayoritas orang tua yang datang ke posko pengaduan mengeluhkan kendala teknis.
"Yang paling banyak itu soal perbedaan alamat antara di kartu keluarga dengan alamat yang ditempati siswa saat ini," kata Fakhrul kepada wartawan di lokasi, Senin (16/6).
Selanjutnya, kata dia, untuk mengatasi masalah itu, panitia akan mengeluarkan surat keterangan agar siswa tersebut bisa tetap melanjutkan proses pendaftaran secara online.
Selain itu, ada pula orang tua murid yang tak sabar saat mendaftar dan verifikasi datang ke posko pengaduan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!