Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perum Bulog Bangun 100 Gudang Baru, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dengan Anggaran Rp5 Triliun

24 Jumat, 03 Apr 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perum Bulog Bangun 100 Gudang Baru, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dengan Anggaran Rp5 Triliun Perum Bulog Bangun 100 Gudang Baru, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dengan Anggaran Rp5 Triliun Doc: Antara
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjawab pertanyaan awak media saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/4).

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Agmad Rizal Ramdhani menyatakan pembangunan 100 gudang baru akan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kapasitas penyimpanan pascapanen.

Rizal memastikan pihaknya siap menjalankan amanat pemerintah dengan pendekatan yang terukur, profesional, dan akuntabel.

"Penugasan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem logistik dan ketahanan pangan nasional," kata Rizal di Jakarta, Kamis (2/4).

Bulog juga memastikan seluruh tahapan dipersiapkan secara matang agar pembangunan infrastruktur tersebut benar-benar tepat lokasi, tepat fungsi, dan tepat manfaat bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Rizal mengatakan sebagai tindak lanjut rencana pembangunan infrastruktur tersebut, terdapat tiga langkah utama yang tengah disiapkan BUMN pangan itu.

Pertama, penyusunan studi kelayakan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi dan para ahli. Kajian itu mencakup aspek teknis, operasional, serta finansial guna memastikan pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kedua, penyusunan pertimbangan teknis bersama Kementerian Pertanian, khususnya Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, agar pembangunan gudang dan infrastruktur pascapanen disesuaikan dengan tipologi serta karakteristik wilayah masing-masing.

Ketiga, evaluasi kelayakan finansial dan rekomendasi penggunaan dana investasi pemerintah nonpermanen.

Setelah ketiga unsur tersebut terpenuhi, lanjut Rizal, hasilnya akan dilaporkan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan untuk memperoleh persetujuan tertulis sebelum pembangunan dimulai.

Adapun program pembangunan itu direncanakan tersebar di 92 kabupaten dengan total anggaran sekitar Rp5 triliun, yang terdiri atas sekitar Rp4,4 triliun untuk pembangunan infrastruktur utama dan sekitar Rp560 miliar untuk mekanisasi, otomatisasi, serta sistem teknologi informasi.

Adapun rencana pembangunan infrastruktur pascapanen itu meliputi 94 unit gudang penyimpanan; enam unit silo gabah; delapan unit silo jagung; 17 unit dryer beras; 17 unit Rice Milling Unit (RMU); delapan unit dryer jagung; dan sembilan unit sentra pengolahan dan fasilitas packaging beras.

Dalam pelaksanaannya, setiap lokasi akan melalui uji kelayakan teknis seperti soil test, analisis kemiringan lahan, serta kajian akses jalan guna mendukung mobilisasi angkutan logistik.

Rizal menuturkan pembangunan fisik akan dilaksanakan BUMN karya sesuai ketentuan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2026 terkait pembangunan 100 titik infrastruktur pascapanen di seluruh Indonesia.

Infrastruktur itu akan diprioritaskan di sentra produksi pangan seperti Lampung, Jawa, dan Sulawesi Selatan dengan fasilitas lengkap berupa dryer, RMU, silo, hingga sistem mekanisasi dan otomatisasi modern.

Sementara itu, di wilayah kepulauan seperti Natuna, Rote, dan Tidore, pembangunan difokuskan pada gudang penyimpanan guna menjaga stabilitas pasokan pangan, khususnya saat kondisi cuaca ekstrem.

Melalui langkah itu, Bulog menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem logistik pangan nasional serta memastikan ketersediaan pangan yang merata dan berkelanjutan dari Sabang sampai Merauke.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Kemnaker Imbau Pekerja Waspadai Penipuan BSU 2026.

55 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...
Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.