Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Begini Cara Berkendara Hemat BBM untuk Mobil, Cegah Boros di Tengah Stok Terbatas

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 18:34 WIB | Oleh:
Begini Cara Berkendara Hemat BBM untuk Mobil, Cegah Boros di Tengah Stok Terbatas Doc: ANTARA/Sizuka
Ket. Ilustrasi - Seseorang mengendarai mobil di jalan.

JAKARTA - Di tengah kondisi kelangkaan bakar minyak (BBM) di beberapa wilayah Jabodetabek, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, memberikan tips hemat energi berkendara. Cara sederhana seperti menjaga kecepatan stabil, mematikan mesin saat berhenti, dan menggunakan AC seperlunya diyakini mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 30 persen.

Menurut Yannes, salah satu kunci utama dalam menghemat BBM adalah menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil dan menghindari perilaku berkendara agresif seperti akselerasi mendadak serta pengereman tiba-tiba.

"Riset US Environmental Protection Agency menunjukkan bahwa perilaku berkendara agresif seperti ngebut dan rem mendadak bisa mengurangi efisiensi BBM hingga 33 persen di jalan tol dan lima persen di kota," katanya dari Jakarta, Senin.

Selain itu, pengemudi juga disarankan mematikan mesin kendaraan jika berhenti dalam waktu lama, seperti saat menunggu di parkiran. Langkah sederhana ini dapat mencegah pemborosan BBM secara tidak perlu.

Pengemudi juga bisa mengurangi konsumsi BBM dengan menutup jendela saat melaju di kecepatan tinggi untuk menghindari hambatan udara, dan menggunakan AC seperlunya.

"Karena pemakaian AC ini bahkan bisa menaikkan penggunaan BBM hingga sekitar 20 persen, apa lagi di suhu lingkungan siang hari yang panas," Yannes menjelaskan.

Dari sisi perawatan, Yannes mengingatkan pentingnya menjaga tekanan angin ban sesuai standar pabrikan, tidak membawa beban berlebih, serta melakukan servis berkala.

"Jaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan, menghindari membawa beban berlebih, dan melakukan servis rutin seperti mengganti oli, membersihkan injektor, dan memeriksa sistem pembakaran agar mesin bekerja secara efisien, sebab mesin yang tidak terawat bisa lebih boros hingga 30 persen," imbuhnya.

Diketahui kelangkaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU swasta seperti Shell dan BP sedang terjadi, beberapa dikabarkan mengalami kelangkaan stok BBM sejak akhir Agustus 2025.

Meski begitu, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, Kamis (18/9)  menilai kelangkaan BBM di sejumlah SPBU swasta hanya terjadi di wilayah Jabodetabek, sedangkan secara nasional, stok BBM berada dalam kondisi aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.