Bawaslu Tegaskan Gudang Logistik Pemilu Harus Steril
📅 Jumat, 09 Feb 2024, 01:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Ali Khumaini
KARAWANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia menegaskan gudang logistik pemilu di tingkat kabupaten hingga kecamatan harus steril.
"Kondisi gudang logistik pemilu steril, itu menjadi keharusan," kata Anggota Bawaslu Lolly Suhenty, saat meninjau gudang logistik pemilu di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kemarin.
Ia menyampaikan, daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak akurat itu berpotensi terhadap hilangnya hak pilih seseorang. Kemudian logistik yang tidak akurat akan berpotensi membuat orang lain kehilangan haknya untuk memilih orang yang diinginkan. "Jadi ini (DPT dan logistik pemilu) sama-sama krusial," katanya.
Menurut dia, gudang logistik harus menjadi tempat yang steril. Karena itulah Bawaslu Karawang selalu mengingatkan tentang pengamanannya yang mesti dilengkapi dengan CCTV.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu ini menyayangkan adanya gedung olahraga yang dijadikan gudang logistik pemilu di Karawang Timur, tapi masih digunakan sebagai tempat olahraga badminton. "Tadi disampaikan oleh Bawaslu Karawang masih ada gudang logistik di Karawang Timur yang itu masih digunakan sebagai tempat olahraga badminton," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam konteks tersebut, kata dia, Bawaslu Karawang memberikan saran perbaikan kepada KPU setempat, mengingatkan untuk tidak diulangi kembali. Sebab sterilisasi itu menjadi bagian penting dalam proses pengamanan.
Sementara itu, Ketua KPU Karawang Mari Fitriana mengakui kalau sebelumnya ada gedung olahraga yang dijadikan sebagai gudang logistik pemilu di Kecamatan Karawang yang masih digunakan untuk aktivitas olahraga badminton.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!