Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampung Merah Putih Dibangun, Tapi Lautnya Masih Tak Ramah untuk Nelayan

📅 Senin, 07 Jul 2025, 21:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung Merah Putih Dibangun, Tapi Lautnya Masih Tak Ramah untuk Nelayan Doc: ANTARA/HO-Humas KKP
Ket. Foto udara - Kampung Nelayan Modern di Biak, Papua.

JAKARTA – Pembangunan kampung nelayan sangat penting karena memiliki dampak positif pada peningkatan kesejahteraan nelayan, pengembangan ekonomi lokal, dan ketahanan pangan nasional.

Kampung nelayan yang tertata baik dan modern dapat menjadi contoh bagi kampung nelayan lainnya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi biru dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dilakukan melalui berbagai macam cara. Salah satu program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih adalah bagian dari ini," ujar Trenggono dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (7/7).

Program ini untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melaporkannya kepada Presiden.

"Itu salah satu juga yang kami laporkan kepada Bapak Presiden RI dan sudah disetujui," ujar Trenggono.

Program Kampung Nelayan Merah Putih selain bagus untuk produksi perikanan dan juga untuk pariwisata di wilayah tersebut.

Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas KKP untuk tahun 2026. KKP berencana membangun 500 Kampung Nelayan Merah Putih di 500 desa pada tahun depan.

Sebagai informasi, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pembangunan satu Kampung Nelayan Merah Putih membutuhkan Rp22 miliar. Intervensi pemerintah terhadap model pembangunan ini dilakukan secara tematik berbasis potensi perikanan tangkap atau perikanan budidaya.

Pengelolaan terhadap Kampung Nelayan Merah Putih akan dilakukan oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, di mana pemerintah akan melakukan pembangunan mencakup pembiayaan sarana prasarana produksi seperti tambatan perahu, pabrik es, gudang beku, bantuan kapal, hingga adanya sentra kuliner, toko logistik. Dan semua ini total investasinya adalah sekitar RP22 miliar per lokasi.

KKP memproyeksikan kebutuhan anggaran sebesar Rp24,2 triliun untuk membangun 1.100 KNMP secara bertahap hingga 2027. Anggaran tersebut secara keseluruhan bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.