Baru Dua Bulan Melatih, Shin Tae-yong Dipecat Ulsan HD karena Bermasalah
📅 Kamis, 09 Okt 2025, 19:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Reuters
JAKARTA - Karier Shin Tae-yong di klub Ulsan HD resmi berakhir hanya dua bulan setelah ia ditunjuk sebagai pelatih. Manajemen Ulsan mengumumkan pemecatan pelatih asal Korea Selatan itu pada Kamis (9/10/2025) sore WIB, menyusul performa buruk tim dalam beberapa laga terakhir.
Keputusan pemecatan tersebut diambil bersamaan dengan pengunduran diri Direktur Klub Kim Gwang-kook, yang turut bertanggung jawab atas penurunan performa tim. Ulsan kini menunjuk Noh Sang-rae, Direktur Tim Muda Ulsan, sebagai pelatih interim hingga klub menemukan pengganti permanen.
“Di bawah asuhan manajer interim Noh Sang-rae, pelatih berpengalaman di K League, kami akan berkomunikasi dan berkolaborasi untuk lolos dari zona degradasi. Di samping itu, kami juga akan mencari penggantinya,” demikian pernyataan resmi klub Ulsan HD.
Shin Tae-yong sendiri baru ditunjuk memimpin Ulsan pada Agustus 2025, tak lama setelah berpisah dengan Timnas Indonesia awal tahun ini. Namun, masa kepemimpinannya di klub juara bertahan K League itu jauh dari kata sukses.
Dalam sepuluh pertandingan yang dipimpinnya, Shin hanya mampu membawa Ulsan meraih dua kemenangan, dengan empat hasil imbang dan empat kekalahan. Kekalahan paling menyakitkan terjadi akhir pekan lalu saat Ulsan dibantai 0-4 oleh Gimcheon Sangmu, yang semakin memperburuk posisi mereka di klasemen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akibat rentetan hasil negatif tersebut, Ulsan HD kini terpuruk di peringkat ke-10 klasemen sementara K League, hanya mengoleksi 37 poin dari 32 pertandingan. Posisi ini sangat jauh dari sang rival utama, Jeonbuk Hyundai, yang kini unggul hampir 30 poin di papan atas.
Bagi Ulsan, performa buruk ini menjadi anomali mengingat status mereka sebagai juara bertahan liga musim sebelumnya. Klub pun tak ingin ambil risiko lebih jauh dengan tetap mempertahankan pelatih yang dinilai gagal mengembalikan konsistensi tim.
Shin Tae-yong sendiri sempat dipandang sebagai sosok yang mampu membawa perubahan di Ulsan berkat pengalamannya melatih di berbagai level, termasuk saat menangani Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 dan membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2023. Namun, adaptasi yang lambat dan hasil minor membuat posisinya sulit dipertahankan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pelatih interim Noh Sang-rae mendapat tugas berat untuk segera mengangkat performa tim dari ancaman zona degradasi. Laga debutnya akan berlangsung pada 18 Oktober 2025 melawan Gwangju FC, yang kini juga berjuang di papan tengah klasemen.
Situasi ini membuat masa depan Shin Tae-yong kembali menjadi sorotan publik sepak bola Asia. Setelah gagal mempertahankan posisinya di Timnas Indonesia dan kini dipecat dari Ulsan, pelatih berusia 54 tahun itu harus kembali memikirkan langkah berikutnya dalam karier kepelatihannya.
Ulsan berharap perubahan di kursi pelatih dapat mengembalikan kepercayaan diri pemain dan memperbaiki performa tim di sisa kompetisi. Klub juga memastikan proses pencarian pelatih baru akan dilakukan secepat mungkin, dengan prioritas pada sosok yang mampu membawa Ulsan keluar dari keterpurukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!