Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangunan Empat Lantai Runtuh Tewaskan 37 Orang di Kamerun

📅 Selasa, 25 Jul 2023, 09:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangunan Empat Lantai Runtuh Tewaskan 37 Orang di Kamerun Doc: Africanews
Ket. Tangkapan layar - Petugas penyelamat Kamerun dibantu seorang penggali menyaring puing-puing baja dan beton untuk mencari korban selamat.

YAOUNDE - Korban tewas akibat runtuhnya bangunan di pusat bisnis Kamerun, Douala, bertambah menjadi 37 orang pada Senin (24/7). Para tetangga khawatir lebih banyak mayat di bawah reruntuhan mengingat struktur bangunan itu.

Flat berlantai empat itu runtuh menimpa bangunan hunian lain di utara kota pada Sabtu (22/7) malam.

Peristiwa ini menjadi salah satu tragedi terburuk dalam sejarah negara itu. Sebanyak 37 orang tewas dan 21 luka-luka, lima orang dalam kondisi kritis, kata seorang petugas pemadam kebakaran senior dan gubernur daerah kepada AFP pada Senin. Ia memperingatkan jumlah korban bisa bertambah.

Menteri Pembangunan Perkotaan Kamerun Celestine Ketcha-Courtes yang mengunjungi lokasi tragedi pada Senin, mengatakan kepada wartawan bahwa bangunan naas itu "tidak memiliki izin perencanaan".

Tim penyelamat masih berusaha membersihkan puing-puing dengan alat penggali setelah mencari korban selamat sepanjang Minggu dan Senin, kata seorang warga kepada AFP.

Rumah sakit Laquintinie Douala pada Minggu telah menerima 13 pasien, dua di antaranya seorang gadis berusia tiga tahun dan seorang wanita berusia 19, telah meninggal.

"Jumlah korban masih bisa bertambah," kata ilmuwan komputer Prosper Tchinda, yang merupakan salah satu dari orang pertama yang berada di tempat kejadian pada hari Minggu.

"Ada satu orang yang selamat yang keluar hanya dengan luka goresan dan kami menemukan seorang bayi selamat dan sehat," katanya kepada AFP melalui telepon.

Pria berusia 42 tahun itu tinggal beberapa menit berjalan kaki dari blok bangunan tersebut dan mengatakan telah terjadi "semacam acara musik yang sedang berlangsung ketika itu terjadi".

Nathalie, yang juga tinggal di daerah itu tetapi tidak mau menyebutkan nama lengkapnya, mengatakan bangunan itu "gagal" dan dalam kondisi buruk.

"Ada retakan di dinding dan kami merasa itu bisa runtuh kapan saja," katanya.

"Itu bukan tempat yang ingin kamu tinggali."

Natalie mengatakan dia pergi ke lokasi segera setelah mendengar "suara keras", dan memastikan bahwa sebuah pesta sedang berlangsung.

Tchinda mengatakan dia "sangat khawatir".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.