Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bali Hadapi Krisis Sampah, Pemerintah Uji Coba Robot Pembersih Pantai

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Bali Hadapi Krisis Sampah, Pemerintah Uji Coba Robot Pembersih Pantai Doc: Getty Images

JAKARTA - Bali yang identik dengan keindahan pantai berpasir putih, air jernih, hamparan sawah, serta budaya yang memikat, kini dihadapkan pada krisis sampah yang semakin meresahkan. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan wisatawan mancanegara, terutama di kawasan wisata populer seperti Kuta, Seminyak, Legian, dan Jimbaran.

Fenomena tumpukan sampah di pesisir biasanya terjadi dari bulan Oktober hingga Maret setiap tahunnya. Saat itu, angin kencang, pasang surut, serta hujan deras membawa berbagai jenis sampah plastik dan puing ke pantai sehingga mengurangi daya tarik wisata Bali.

Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Kabupaten Badung mulai menguji coba penggunaan robot pembersih pantai. Uji coba tersebut sudah dilakukan selama dua tahun dengan melibatkan sejumlah hotel besar di kawasan wisata utama pulau dewata.

Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, bahkan secara langsung mencoba robot pembersih pantai di Finns Beach Club, Pantai Berawa.

"Dari pengamatan saya, robot ini perlu dipertimbangkan untuk evaluasi lebih lanjut. Robot ini dapat digunakan dengan kapasitas yang lebih besar, sehingga dapat didistribusikan ke setiap desa adat yang berada di wilayah pantai," ujarnya di Kabupaten Badung, Selasa, 19 Agustus 2025.

Robot yang diberi nama "Bebot" merupakan kendaraan kecil bertenaga surya yang dapat menyekop sampah kecil hingga kedalaman 10 cm. Selain mengumpulkan sampah, jalur pasir yang dilalui robot tersebut juga menjadi lebih halus dan rapi, meniru pekerjaan staf manusia dengan sapu ayakan.

Meski demikian, Bagus mengakui bahwa kapasitas robot masih terbatas dalam menjangkau jenis sampah tertentu.

"Ini salah satu potensi yang telah kami lihat, tetapi kemampuan Bebot masih terbatas. Mungkin di masa mendatang, mesin robot yang sama dengan kapasitas lebih besar dapat digunakan untuk mengumpulkan jenis sampah lainnya," tambahnya.

Bagus juga memberikan apresiasi terhadap pelaku usaha pariwisata di Bali. Ia menilai para pelaku usaha tidak hanya sekadar membuang sampah, tetapi juga telah aktif memilah dan mengelola sampah sesuai arahan Gubernur Bali.

Bebot beroperasi selama 2,5 jam setiap hari dengan area pembersihan sepanjang 180 meter di Pantai Berawa dan Perancak. Pemerintah Badung berencana menambah unit robot agar dapat mengatasi permasalahan sampah di pantai-pantai lain di kawasan Tibubeneng.

Dengan nilai investasi mencapai Rp1 miliar, robot pembersih pantai ini sudah berhasil mengumpulkan sekitar 11.000 jenis sampah. Jenis sampah yang terkumpul antara lain puntung rokok, serpihan plastik, hingga limbah kecil lain yang kerap mencemari pantai.

Selain langkah pemerintah, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga aktif berperan dalam menjaga kebersihan pantai Bali. LSM lingkungan seperti Mudfish No Plastic dan Sungai Watch secara rutin melakukan kegiatan bersih-bersih serta mengembangkan sistem pengelolaan sampah anorganik.

Tokoh penting dalam gerakan tersebut adalah Gary Bencheghib, seorang pembuat film asal Prancis yang bermukim di Indonesia. Ia menjadi penggerak Sungai Watch, sebuah tim relawan yang berdedikasi menjaga kelestarian sungai dan pantai di Bali.

Menurut laporan New York Post, Sungai Watch berhasil mengumpulkan 1.053.270 kilogram sampah sepanjang tahun 2024. Selain itu, mereka menyelenggarakan 503 kegiatan bersih-bersih serta memasang 104 pembatas sampah di berbagai aliran sungai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

52 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.