Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ayo Wujudkan Kenyamanan dan Kedamaian Warga, Pemerintah Diminta Proaktif Jaga Momen Libur Nataru

📅 Sabtu, 28 Des 2024, 01:10 WIB | Oleh:
Ayo Wujudkan Kenyamanan dan Kedamaian Warga, Pemerintah Diminta Proaktif Jaga Momen Libur Nataru Doc: antara
Ket. Pemerintah Diminta Proaktif Jaga Momen Libur Natal dan Tahun Baru

JAKARTA – Komisi VII DPR meminta pemerintah mengambil langkah proaktif untuk memastikan terjaganya keamanan, kedamaian, dan kenyamanan masyarakat pada momentum libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

"Pemerintah sudah semestinya menjaga liburan Nataru ini. Secara proaktif harus dilakukan upaya-upaya serius melindungi masyarakat sebab menurut saya, memberikan rasa bahagia di hati masyarakat adalah tugas fundamental dari pemerintah," kata Ketua Komisi VII DPR, Saleh Partaonan Daulay, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (27/12).

Seperti dikutip dari Antara, Saleh mengatakan momentum libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 kali ini bertepatan dengan musim hujan sehingga patut diwaspadai banyaknya potensi musibah yang di berbagai wilayah di Tanah Air.

"Kita sudah membaca berita adanya musibah yang telah terjadi. Ada longsor, banjir bandang, kecelakaan, dan kebakaran. Banyak korban yang berduka. Bahkan ada yang keluarganya meninggal akibat musibah tersebut," ucapnya.

Menurut Saleh, pemerintah semestinya mampu mengambil langkah antisipatif untuk mencegah berulangnya musibah yang menelan korban setiap tahunnya.

"Ada kesan pemerintah tidak melakukan antisipasi. Padahal, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan lembaga pemerintah lain jauh hari sudah memberikan peringatan. Sayangnya, antisipasi yang dilakukan tidak mampu mencegah terjadinya musibah," tuturnya.

Musim Liburan

Dia lantas berkata musim liburan mestinya orang cari senang. Paling tidak, sekali setahun orang relaks dan menenangkan pikiran. Lalu pascaliburan Nataru, kembali lagi bertarung mengurus isteri, anak, dan keluarga.

Untuk itu, dia meminta Kementerian Pariwisata berkoordinasi dengan pihak terkait agar di semua tempat wisata harus disiagakan petugas pemantau, baik dari pegawai Kementerian Pariwisata maupun instansi lain.

"Ada pemerintah daerah, kepolisian, ormas, kelompok peduli pariwisata, dan lain-lain. Pemerintah tidak bisa mengerjakan ini sendiri. Semua pihak harus dilibatkan sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing," ujarnya.

Dia lantas mengingatkan Menteri Pariwisata ikut menjadi penentu dalam suksesnya momentum libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

"Prinsipnya, jangan ubah suka cita menjadi duka. Ini batu ujian bagi Menteri Pariwisata yang baru. Memang tidak mudah, tetapi kalau berhasil pasti semua memberikan apresiasi," kata dia.

Sementar itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menyampaikan arus mudik pada musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 relatif lancar.

"Kami memantau bagaimana arus lalu lintas di sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek ini dan di jalur lainnya. Kami melihat arus lalu lintas pada musim libur Natal dan tahun baru kali ini berjalan dengan normal," kata Pratikno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

48 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.