Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kata AirNav Indonesia, Dimasa Nataru Ini Jakarta-Denpasar Masih Jadi Rute Favorit Wisatawan 

📅 Kamis, 25 Des 2025, 12:37 WIB | Oleh:
Kata AirNav Indonesia, Dimasa Nataru Ini Jakarta-Denpasar Masih Jadi Rute Favorit Wisatawan  Doc: Dok. Istimewa
Ket. Ilustrasi wisatawan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

KULON PROGO - Dari data yang dimiliki oleh AirNav Indonesia, rute favorit wisatawan dari Jabotabek yang mengunakan transportasi udara masih memilih Bali sebagai destinasi liburanya. 

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi Airnav Indonesia, Capt. Nurcahyo Utomo saat menjawab pertanyaan apakah benar isu yang beredar kalau wisatwan mulai tidak memilih Bali sebagai destinasi kunjungannya untuk menghabiskan waktu liburan di masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 ini.

"Data yang Airnav Indonesia miliki bahwa selama masa Nataru ini penerbangan tertinggi adalah Jakarta-Bali untuk penerbangan domestik," kata Capt. Nurcahyo di di tower ATC Bandara Internasional Yogyakarta, Rabu (24/12).

Ia juga merinci bahwa dari awal Posko Nataru 2025-2026 dibuka tanggal 18 Desember lalu hingga 23 Desember kemarin tercatat 2567 pergerakan pesawat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, dimana jumlah ini lebih jika dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebanyak 2550 pergerakan pesawat. Dan puncaknya terjadi pada tanggal 21 Desember lalu sebanyak 446 pergerakan pesawat.

"Walaupun tidak signifikan hanya 0,7%, hal ini masih membukti kalau Bali masih menjadi masih menjadi favorit wisatawan yang menggunakan transportasi udara. Sedangkan untuk Internasional adalah rute Jakarta - Singapura," kata Capt. Nurcahyo.

20251225123617_WhatsApp-Image-2025-12-25-at-12.35.31.jpeg

Sebelumnya ramai diperbincangan di media sosial, dalam sejumlah unggahan peta radar penerbangan memperlihatkan wilayah udara Thailand—khususnya di sekitar Bangkok—dipenuhi ikon pesawat yang menandakan tingginya aktivitas penerbangan. Sebaliknya, kawasan udara Bali tampak relatif lebih lengang pada waktu yang sama. 

Fenomena ini cukup mengejutkan mengingat Bali selama ini menjadi tulang punggung pariwisata nasional. Pada periode libur panjang, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai biasanya mencatat peningkatan signifikan pergerakan penumpang. Namun, kali ini grafik tersebut tampak melandai, setidaknya berdasarkan pantauan awal lalu lintas udara.

Perubahan pola perjalanan wisatawan diduga menjadi salah satu penyebab utama. Setelah pandemi, preferensi berlibur masyarakat dinilai semakin beragam. Wisatawan tidak lagi terpaku pada destinasi yang sama dari tahun ke tahun. Negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, hingga Malaysia kini menjadi alternatif yang dianggap menawarkan pengalaman baru dengan biaya yang relatif terjangkau.

Selain faktor preferensi, harga tiket pesawat juga disebut memainkan peran penting. Perbandingan biaya perjalanan menjadi pertimbangan utama bagi wisatawan, terutama saat merencanakan liburan akhir tahun yang biasanya membutuhkan anggaran lebih besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.