Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Banjir Cisunggalah, Pemkab Bandung Gandeng Pentahelix Lintas Sektor.

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 18:37 WIB | Oleh:
Atasi Banjir Cisunggalah, Pemkab Bandung Gandeng Pentahelix Lintas Sektor. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Bandung Dadang Supriatna saat memimpin forum pentahelix di Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (18/4).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui forum pentahelix dalam upaya percepatan penanganan banjir Sungai Cisunggalah di Solokanjeruk.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan program pentahelix menjadi strategi efektif, karena terbukti dalam penanganan banjir di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Bandung.

“Program pentahelix ini sebelumnya telah berhasil di Rancaekek, Cicalengka dan Cikancung sepanjang 12 kilometer aliran sungai berhasil diselesaikan dalam 100 hari kerja,” katanya di Bandung, Sabtu.

Ia optimistis penanganan banjir Sungai Cisunggalah dapat dituntaskan dengan dukungan para pengusaha serta koordinasi lintas pihak yang terus diperkuat.

Ia menambahkan bahwa program tersebut secara keseluruhan diproyeksikan membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk pembangunan 15 jembatan dan pembongkaran 56 jembatan.

Sementara itu, pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 5 kilometer diperkirakan menelan biaya sekitar Rp10 miliar yang bersumber dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dadang menyebut pemerintah pusat turut didorong untuk mempercepat penanganan, termasuk melalui koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.

“Kami tidak hanya mendorong secara material, tetapi juga dari sisi kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.

Pemkab Bandung merencanakan normalisasi sungai dan pembangunan embung di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Tegalluar dan Desa Sukamanah guna mengurangi risiko banjir.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga akan melakukan solusi lain dengan menertibkan bangunan yang berdiri di badan sungai melalui Satgas yang diterjunkan untuk melakukan pendataan dan pemberian peringatan kepada warga.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin menyebut terdapat 128 rumah yang berdiri di badan sungai Cisunggalah, sehingga mempersempit aliran air.

“Lebar sungai yang semula 8 meter kini menyempit menjadi 3 hingga 4 meter dan menjadi salah satu penyebab banjir,” katanya.

Pemkab Bandung berharap sinergi melalui program pentahelix dapat memperlancar aliran sungai sekaligus mengantisipasi bencana banjir di wilayah Solokanjeruk dan Majalaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.