Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) Dapat Tambahan Anggaran

📅 Senin, 13 Jan 2025, 19:22 WIB | Oleh:
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) Dapat Tambahan Anggaran Doc: ANTARA/MOCH ASIM
Ket. Pesepak bola Timnas Malaysia U-19 melakukan pemanasan saat latihan di Lapangan Thor, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/7).

KUALA LUMPUR - Asosiasi sepak bola Malaysia (FAM) akan menggunakan tambahan anggaran sebesar Rp54 miliar untuk meningkatkan program pengembangan tim nasional Harimau Malaya agar  tim utama lebih kompetitif di setiap turnamen internasional yang diikuti.

Presiden FAM Hamidin Mohd Amin dalam sebuah pernyataan yang akses di Kuala Lumpur, Senin, mengatakan dana tambahan itu juga akan digunakan untuk pengelolaan organisasi guna mendorong perubahan untuk memastikan para pemain timnas mendapat dukungan terbaik dari pada ahli yang ditunjuk.

Pada Minggu (12/1), Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan penambahan alokasi anggaran sebesar 15 juta ringgit Malaysia (RM) atau setara lebih dari Rp54 miliar untuk memastikan skuad Harimau Malaya semakin kuat sehingga muncul sebagai raksasa sepak bola Asia.

Anwar mengatakan tambahan alokasi anggaran itu akan dibiayai oleh pihak swasta.

Pemerintahan Madani di bawah PM Anwar Ibrahim sebelumnya juga telah mengalokasikan anggaran sebesar RM15 juta atau setara Rp54 miliar dalam APBN 2025, khusus untuk pembangunan olah raga sepak bola.

Selain untuk meningkatkan program-program pembangunan Harimau Malaya di setiap peringkat dan memastikan mereka lebih kompetitif dalam setiap kejuaraan internasional, tambahan anggaran itu, kata Anwar, juga akan dimanfaatkan FAM untuk mengurus organisasi sepak bola itu.

Menurut Anwar, FAM memerlukan perubahan total dari setiap sudut untuk memastikan para pemain nasional mereka mendapat dukungan dari para pakar dan pelatih yang ditunjuk.

Upaya menyiapkan timnas utama lebih kompetitif juga ditumpukan pada menyiapkan lebih banyak pemain cadangan Harimau Malaya, dengan memberikan pengalaman luas pada timnas U-23, dan secara tidak langsung membuat tim utama selalu dibekali pemain-pemain berpengalaman, ujar Anwar.

Pada Sabtu (11/1), Pemangku Sulatan Johor Tunku Mahkota Ismail Sultan Ibrahim dalam unggahan di media sosialnya mengatakan telah mengidentifikasi 6-7 pemain keturunan untuk timnas Harimau Malaya. Dan meminta Pemerintah Malaysia membantu proses pengurusan paspor Malaysia agar bisa segera bermain membela timnas pada Kualifikasi Piala Asia 2027 yang dimulai pada Maret nanti.

Untuk babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2027, Malaysia berada dalam Grup F bersama Vietnam, Nepal dan Laos. Kualifikasi berlangsung mulai 25 Maret 2025 hingga 31 Maret 2026.

FAM pada Desember 2024 lalu juga baru menunjuk mantan manager FC Tokyo, Peter Cklamovski asal Australia sebagai pelatih baru timnas Malaysia. Sedangkan Nafuzi Zain, bekas ketua pelatih Kedah Darul Aman FC, menjadi pelatih timnas U-23 Skuad Harimau Malaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.