Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Turunkan Tarif Setelah India Janji Tinggalkan Minyak Russia

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 20:21 WIB | Oleh:
AS Turunkan Tarif Setelah India Janji Tinggalkan Minyak Russia Doc: AFP
Ket. Ilustrasi uang Dolar AS dan Rupee India

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Senin (2/2) mengatakan akan menurunkan tarif timbal balik sebesar 25 persen menjadi 18 persen atas barang-barang asal India, setelah Perdana Menteri India Narendra Modi setuju berhenti membeli minyak dari Russia.

Trump, melalui media sosial menyatakan dalam percakapannya dengan Modi Senin pagi, PM India itu mengatakan akan mengimpor lebih banyak produk AS, sekaligus menurunkan tarif dan melonggarkan hambatan non-tarif yang memengaruhi impor dari AS.

Dalam unggahan di platform X, Modi kemudian memastikan tarif baru sebesar 18 persen tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Trump atas nama 1,4 miliar rakyat India atas pengumuman yang disebutnya sebagai kabar baik.

Meski banyak rincian dari apa yang disebut Trump sebagai kesepakatan dagang itu belum diketahui, Modi menulis bahwa ketika dua ekonomi besar dan dua negara demokrasi terbesar di dunia bekerja sama, hal itu akan membawa manfaat bagi rakyat serta membuka peluang besar untuk kerja sama yang saling menguntungkan.

Menurut Trump, dalam pembicaraan tersebut mereka membahas perdagangan, upaya mengakhiri perang Russia di Ukraina, serta sejumlah isu lainnya.

Trump mengatakan komitmen India untuk berhenti membeli minyak Russia, dan beralih membeli lebih banyak dari AS serta kemungkinan dari Venezuela, akan membantu mengakhiri perang berkepanjangan tersebut.

Selain itu, ia menyebut India akan membeli energi dan berbagai produk AS senilai lebih dari 500 miliar dolar AS, termasuk teknologi dan produk pertanian.

Trump sebelumnya berulang kali mengkritik Tiongkok dan India karena tetap membeli minyak Russia. Dalam pidatonya di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September, ia menuding kedua negara tersebut sebagai penyandang dana utama perang Russia di Ukraina yang berlangsung sejak 2022.

Di luar tarif khusus negara sebesar 25 persen, Trump juga memerintahkan pengenaan tambahan tarif 25 persen atas barang-barang dari India pada Agustus tahun lalu sebagai sanksi atas kelanjutan impor minyak Russia oleh negara tersebut.

Ini bukan kali pertama Trump mengumumkan komitmen serupa dari Modi. Pada pertengahan Oktober, Trump mengatakan Modi telah meyakinkannya bahwa India tidak lagi akan membeli minyak Russia.

Pada Senin, Trump menulis bahwa hubungan antara AS dan India akan semakin kuat ke depan. Ia menyebut dirinya dan Modi sebagai pemimpin yang mampu menyelesaikan berbagai hal secara nyata. Ant/Kyodo-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.