Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Desak PBB Selidiki Dugaan Pengiriman Drone Iran ke Rusia

📅 Jumat, 07 Jul 2023, 12:09 WIB | Oleh:
AS Desak PBB Selidiki Dugaan Pengiriman Drone Iran ke Rusia Doc: i24news/AFP/Kementerian Pertahanan Iran
Ket. Sebuah kendaraan udara tak berawak militer (UAV atau drone) di landasan saat latihan drone selama dua hari di lokasi yang dirahasiakan di Iran, 24 Agustus 2022.

PBB - AS mendesak PBB mengirim tim penyelidik untuk memeriksa puing-puing pesawat tak berawak atau drone buatan Iran yang dijual ke Rusia untuk digunakan melawan Ukraina yang melanggar resolusi Dewan Keamanan.

"Selama beberapa minggu terakhir kami telah melihat Rusia berulang kali menggunakan kendaraan udara tak berawak (UAV) ini dalam serangan yang menghancurkan pekerjaan umum Ukraina dan membunuh warga sipil," kata Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield kepada Dewan.

Mengutip Anadolu, Thomas-Greenfield menuduh Moskow bekerja sama dengan Iran untuk memproduksi UAV Iran di Rusia.

"Rusia menerima bahan yang dibutuhkan dari Iran untuk membangun pabrik manufaktur UAV di Rusia. Pabrik ini bisa beroperasi penuh awal tahun depan," ujarnya.

"Jika selesai, pabrik itu akan secara dramatis meningkatkan kapasitas Rusia untuk menyerang Ukraina dan memungkinkan kampanye berkelanjutan Rusia untuk menonaktifkan pembangkit listrik Ukraina, menutup jalur relnya, dan mencegah bahan pertanian transit ke pasar dunia."

"Sekretariat PBB memiliki kewajiban menjalankan mandatnya untuk memeriksa bukti transfer UAV Iran ke Rusia yang melanggar UNSCR 2231," kata Thomas Greenfield.

Dia mendesak PBB untuk memperbarui Dewan tentang penilaiannya terhadap UAV buatan Iran yang ditemukan di Ukraina dalam 30 hari ke depan.

"Ini adalah masalah hidup atau mati bagi rakyat Ukraina, dan bangsa Ukraina sebagai negara yang layak secara ekonomi," katanya .

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menolak tuduhan penggunaan drone buatan Iran di Ukraina.

Ukraina telah berulang kali melaporkan Rusia menyerang kota-kotanya dengan menggunakan drone Iran.

Iran membantah menyediakan drone untuk Rusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.