Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Bongkar Jaringan Ransomware Internasional 'Hive'

📅 Jumat, 27 Jan 2023, 11:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Bongkar Jaringan Ransomware Internasional 'Hive' Doc: VOA/AP
Ket. Jaksa Agung AS Merrick Garland berbicara dalam konferensi pers untuk mengumumkan tindakan penegakan hukum atas jaringan ransomware internasional, di Departemen Kehakiman di Washington, Kamis 26 Januari 2023.

WASHINGTON - Departemen Kehakiman Amerika pada Kamis (26/1) mengumumkan berhasil membongkar jaringan ransomware internasional yang telah memeras lebih dari US$100 juta dari ratusan korban di seluruh belahan dunia. Keberhasilan ini dicapai setelah Biro Penyidik Federal (FBI) melancarkan infiltrasi selama berbulan-bulan.

Menurut VOA, kelompok yang dikenal sebagai "Hive" menarget lebih dari 1.500 korban, termasuk rumah sakit, distrik sekolah dan perusahaan keuangan di lebih dari 80 negara. Para pejabat Departemen Kehakiman mengatakan korban terbaru yang menjadi sasaran sekitar dua minggu lalu berada di Florida.

Dalam sebuah terobosan, agen-agen FBI yang dibekali surat perintah pengadilan menyusup ke jaringan komputer "Hive" pada Juli 2022, secara diam-diam mengambil kode-kode utama deskripsi dan menawarkannya kepada para korban, menyelamatkan pembayaran uang tebusan bernilai US$130 juta.

Dalam konferensi pers hari Kamis, Jaksa Agung Merrick Garland mengatakan, "Kejahatan di dunia maya atau cybercrime adalah ancaman yang terus berkembang. Tetapi seperti yang telah saya katakan sebelumnya, Departemen Kehakiman tidak akan segan-segan menempatkan sumber daya untuk mengidentifikasi dan mengadili siapa pun, di mana pun, yang menarget Amerika dengan serangan ransomware."

Bekerjasama dengan penegak hukum Jerman dan Belanda, FBI pada hari Rabu (25/1) menutup server yang mendukung jaringan "Hive."

"Sederhananya, dengan menggunakan cara yang sah, kami meretas para peretas!" tegas Wakil Jaksa Agung Lisa Monaco.

Meskipun tidak ada penangkapan yang dilakukan sehubungan dengan penutupan server itu, Direktur FBI Christopher Wray memperingatkan siapa pun yang terlibat dengan "Hive" seharusnya surut langkah karena penyelidikan masih terus berlangsung.

Pejabat-pejabat Departemen Kehakiman mengatakan afiliasi "Hive" menarget entitas infrastruktur strategis Amerika. Saat puncak pandemi COVID-19 pada Agustus 2021, afiliasi "Hive" menyerang jaringan rumah sakit di Midwest, membuat fasilitas medis tidak dapat menerima dan merawat pasien baru, ujar Garland. Jaringan rumah sakit itu baru dapat beroperasi normal kembali setelah membayar sejumlah uang tebusan.

Pembongkaran jaringan ransomware "Hive" ini merupakan langkah terbaru pemerintahan Biden dalam serangkaian serangan ransomware yang terus meningkat dan merugikan bisnis serta organisasi-organisasi yang ada hingga miliaran dolar.

Jaringan Penegak Hukum Kejahatan Keuangan di Departemen Keuangan Amerika (FinCen) pada November lalu melaporkan sejumlah bank dan institusi finansial Amerika telah memproses hampir US$1,2 miliar pembayaran uang tebusan kepada tersangka ransomware pada tahun 2021 lalu, atau berarti hampir dua kali lipat jumlah uang tebusan yang dibayarkan pada tahun 2020.

Ditambahkan, hampir 75% serangan ransomware yang dilaporkan pada tahun 2021 memiliki hubungan dengan Rusia, dan proksi atau orang-orang yang bertindak atas namanya.

Menurut FinCen, lima piranti yang digunakan ransomware untuk mendapatkan uang tebusan terbanyak terkait dengan aktor-aktor dunia maya di Rusia.

Namun pejabat-pejabat Amerika itu tidak mengatakan apakah "Hive" ada kaitan apapun dengan Rusia.

Pemerintah Biden menilai serangan ransomware tidak sekedar sebagai " isu biasa" yang mempengaruhi warga Amerika, tetapi mulai meningkat menjadi ancaman terhadap keamanan nasional yang memerlukan tanggapan terkoordinasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.