Mendekati Ramadan, Harga Daging Sapi Diprediksi Naik hingga 15 Persen
📅 Kamis, 12 Feb 2026, 12:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan naik sekitar tujuh hingga 15 persen menjelang Ramadan dan Lebaran 2026.
"Kisaran harga pada bulan Ramadan untuk daging sapi di angka Rp143.000-Rp146.000. Ini patokan harga daging sapi paha belakang," kata Kepala Divisi Perencanaan Korporasi dan Transformasi Perumda Dharma Jaya, Afan Wahyu, dalam acara terkait kesiapan stok protein hewani di Jakarta selama Ramadan di Jakarta, Kamis (12/2).
Kenaikan daging sapi itu paling tinggi pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Kendati demikian, dia memastikan harga yang dijual Dharma Jaya lebih murah sekitar 2-30 persen dibandingkan para kompetitor.
Menurut dia, kenaikan harga salah satu pangan strategis khususnya di Jakarta itu karena terjadi peningkatan konsumsi baik itu di level rumah tangga, UMKM, maupun acara-acara keagamaan. Permintaan daging sapi menjelang Ramadan dan Lebaran biasanya mencapai 58 persen, pada H-30 hingga H+7 Lebaran.
Untuk memenuhi kebutuhan warga, Dharma Jaya per 11 Februari 2026 telah memiliki stok daging sapi sebanyak 1.195 ton, ditambah ketersediaan sebanyak 1.594 sapi hidup yang siap dipotong sesuai kebutuhan pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Infonya bulan ini akan masuk lagi 550 ekor (sapi). Kami juga melakukan buffer stock 300 ton per bulan. Untuk amannya itu di angka untuk kecukupan tiga bulan ke depan," kata Afan.
Adapun stok daging sapi di Jakarta sebanyak 90 persen berasal dari luar ibu kota melalui mekanisme kerja sama antardaerah, BUMD, BUMN, dan swasta, hingga impor. Ini mengingat Jakarta bukanlah daerah produsen.
Sementara itu, kebutuhan daging sapi di Jakarta bisa mencapai 73.100 ton dalam setahun,sedangkan konsumsi per kapita daging sapi berada pada kisaran 2,3–5 kg per tahun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!