Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arab Saudi Pangkas Produksi Minyak 1 Juta Barel/Hari Bulan Depan

📅 Senin, 05 Jun 2023, 15:37 WIB | Oleh:
Arab Saudi Pangkas Produksi Minyak 1 Juta Barel/Hari Bulan Depan Doc: Aljazeera/AFP/Asaad Niazi
Ket. OPEC, yang bertanggung jawab atas sekitar 80 persen pasokan minyak dunia, akan mengurangi produksi.

RIYADH - Arab Saudi akan mengurangi minyak yang dikirimnya ke ekonomi global sebesar satu juta barel per hari (bpd), karena aliansi negara-negara penghasil minyak utama (OPEC+) menghadapi penurunan harga minyak dan penurunan harga minyak membayangi kelebihan pasokan.

Kerajaan Saudi mengatakan pada Minggu (4/6) akan melakukan pengurangan produksi ini pada bulan Juli untuk mendukung penurunan harga minyak mentah setelah dua pengurangan produksi sebelumnya oleh anggota OPEC+ gagal mendorong harga lebih tinggi.

Aljazeera melaporkan, OPEC+, Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya yang dipimpin Rusia, mencapai kesepakatan tentang kebijakan produksi setelah tujuh jam pembicaraan di kantor pusatnya di Wina dan setuju untuk memperpanjang pengurangan pasokan sebelumnya hingga akhir 2024 dengan total lebih lanjut sebesar 1,4 juta barel per hari.

"Ini adalah hari besar bagi kami, karena kualitas perjanjian belum pernah terjadi sebelumnya," kata Menteri Energi Saudi Abdulaziz bin Salman dalam konferensi pers. Target produksi baru "jauh lebih transparan dan lebih adil".

Dia juga mengatakan pemotongan dapat diperpanjang melampaui Juli, jika diperlukan.

Namun, banyak dari pengurangan ini tidak akan nyata karena kelompok tersebut menurunkan target untuk Rusia, Nigeria, dan Angola agar sejalan dengan tingkat produksi aktual mereka saat ini.

Sebaliknya, Uni Emirat Arab diizinkan untuk meningkatkan output.

OPEC+ memompa sekitar 40 persen minyak mentah dunia, yang berarti keputusan kebijakannya dapat berdampak besar pada harga minyak.

Sudah ada pemotongan 2 juta barel per hari yang disepakati tahun lalu dan sebesar 2 persen dari permintaan global.

Pada April, mereka menyetujui pemotongan sukarela sebesar 1,6 juta barel per hari yang mulai berlaku pada Mei hingga akhir 2023.

Namun, pemotongan tersebut memberikan sedikit dorongan yang bertahan lama untuk harga minyak.

Patokan internasional minyak mentah Brent naik setinggi 87 dolar AS per barel tetapi telah melepaskan kenaikan pasca-pemotongan dan telah bertahan di bawah 75 dolar AS per barel dalam beberapa hari terakhir.Minyak mentah Amerika Serikat telah turun di bawah 70 dolar AS.

Kemerosotan harga minyak telah membantu para pengemudi di AS mengisi tangki mereka dengan lebih murah dan memberi konsumen di seluruh dunia bantuan inflasi.

Turunnya harga energi juga membantu inflasi di 20 negara Eropa yang memanfaatkan penurunan euro ke level terendah sejak sebelum invasi Rusia ke Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

9 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.