Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arab Saudi dan Iran akan Bergabung dengan BRICS

📅 Kamis, 24 Agu 2023, 23:17 WIB | Oleh:
Arab Saudi dan Iran akan Bergabung dengan BRICS Doc: Istimewa
Ket. Pembicaraan mengenai perluasan keanggotaan telah mendominasi pertemuan puncak tahunan negara-negara berkembang BRICS, yang berlangsung selama tiga hari di Johannesburg.

JOHANNESBURG - Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphos, pada Kamis (24/8), mengumumkan, Arab Saudi dan Iran baru-baru ini dilaporkan akan bergabung dengan kelompok BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok dan Afrika Selatan) bersama empat negara lain yang bergabung sebagai anggota baru tahun depan.

Dikutip dari Al Jazeera, pada hari terakhir pertemuan puncak kelompok yang menganggap dirinya sebagai penyeimbang kekuatan Barat ini, Ramaphosa menyebutkan bahwa BRICS menyepakati "prinsip panduan, standar, kriteria dan prosedur proses ekspansi ".

Sebagai bagian dari fase pertama, Argentina, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab (UEA) akan bersama dengan Arab Saudi dan Iran untuk menjadi anggota penuh BRICS pada Januari 2024. Fase lainnya akan menyusul.

"Perluasan keanggotaan ini bersejarah," kata Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

"Ekspansi ini juga merupakan titik awal baru bagi kerja sama BRICS. Hal ini akan membawa kekuatan baru pada mekanisme kerja sama BRICS dan semakin memperkuat kekuatan perdamaian dan pembangunan dunia," ungkapnya.

Seorang penasihat senior presiden Iran, Mohammad Jamshidi, pada Kamis menyambut baik masuknya negara tersebut ke dalam kelompok tersebut.

"Keanggotaan permanen dalam kelompok negara-negara berkembang global dianggap sebagai perkembangan bersejarah dan keberhasilan strategis bagi kebijakan luar negeri republik Islam," tulis Jamshidi di X.

Sedangkan Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed memuji apa yang disebutnya sebagai "momen yang luar biasa" bagi negaranya.

"Ethiopia siap bekerja sama dengan semua pihak demi tatanan global yang inklusif dan sejahtera," kata Abiy di X.

Kelompok inti yang terdiri dari lima negara BRICS telah membahas masalah ekspansi selama lebih dari satu tahun, kata Ramaphosa, dan anggota baru diundang minggu ini setelah kesepakatan dicapai pada pertemuan puncak tersebut.

Perluasan BRICS merupakan bagian dari rencana mereka untuk membangun dominasi dan membentuk kembali tata kelola global menjadi tatanan dunia "multipolar" yang menempatkan suara negara-negara Selatan sebagai pusat agenda dunia.

Masuknya Arab Saudi, UEA, Iran dan Mesir menandai keterwakilan MENA (kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara) yang pertama dalam kelompok tersebut, dan masuknya Argentina diperjuangkan oleh anggotanya, Brazil.

Menurut para analis, ekspansi ini sangat didorong oleh Rusia dan Tiongkok, karena mereka menghadapi penolakan dari negara-negara Barat dalam bentuk sanksi.

Negara-negara BRICS lainnya pada awalnya lebih ambivalen, namun para pemimpinnya secara vokal mendukung rencana tersebut pada minggu ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.