Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apurva Adakan Serangkaian Pameran Seni Bali

📅 Kamis, 07 Des 2023, 19:47 WIB | Oleh:
Apurva Adakan Serangkaian Pameran Seni Bali Doc: istimewa
Ket. topeng

JAKARTA - Mengakhiri kampanye Powerful Indonesia 2023, Apurva Kempinski Bali memberi penghormatan (tribute) terhadap warisan seni dan kecemerlangan budaya Bali melalui serangkaian acara di bulan Desember. Mulai 1 Desember 2023 hingga 31 Januari 2024, resor ini menyelenggarakan pameran 'The Faces of Indonesia: Singapadu - Bali' dengan bekerja sama dengan Persatuan Seniman Singapadu.

Perayaan berlanjut dengan Sekala Niskala Fashion Show by Franksland pada 16 Desember 2023 yang menyoroti fesyen dan aroma Bali. Setelah menutup pameran lukisan Indonesia: The Land of Art, resor ini terus merayakan seni visual Indonesia melalui pameran topeng, The Faces of Indonesia: Singapadu - Bali.

General Manager The Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet, mengatakan pameran 'The Faces of Indonesia: Singapadu - Bali' bekerja sama dengan Persatuan Seniman Singapadu yang dipimpin oleh Cokorda Alit Artawan. Melalui pameran ini bertujuan untuk melestarikan warisan seni topeng Singapadu dan mendorong regenerasi seniman Singapadu.

"Dua belas topeng karya Cokorda Alit Artawan yang dipamerkan menampilkan topeng Barong dan Rangda khas Singapadu," jelasnya melalui siaran pers Rabu (6/12).

Melody Siagian selaku Director of Marketing The Apurva Kempinski Bali menjelaskan bahwa terdapat beberapa pilar yang ingin ditonjolkan dalam kolaborasi kali ini. Dalam The Faces of Indonesia, Apurva ingin menampilkan kebudayaan dan tradisi Bali, karena dari awal tahun sudah menampilkan berbagai keragaman budaya daerah - daerah yang ada di Indonesia.

"Untuk tahun ini adalah Part of Craftsmanship the Powerful menampilkan pameran topeng yang akan kita lakukan bersama Cokorda Alit Artawan serta juga kolaborasi bersama Franklin Firdaus yang akan menampilkan koleksi parfum terbaru Inspired by Bali yang unik dimana menyertakan kebudayaan dan tradisi Bali dalam proses pembuatannya," ungkapnya.

Secara historis, topeng diukir menggunakan batang pisang semata-mata untuk keperluan ritual keagamaan. Selama bertahun-tahun, topeng Singapadu telah berevolusi dari ciri tradisionalnya menjadi bentuk yang lebih ekspresif yang berpadu sempurna dengan pertunjukan tari untuk hiburan selain tujuan awalnya.

"Kemampuan untuk menanamkan jiwa dan emosi seniman ke dalam setiap topeng selama proses ukiran membuat topeng Singapadu berbeda dari yang dibuat di daerah lain di Bali," ucapnya.

Sebagai generasi ke-10 pemahat topeng di keluarganya, Cokorda Alit Artawan merupakan sosok terkemuka dalam dunia seni dan kerajinan asal Singapadu - Bali. Kecintaan pada topeng dipupuk melalui bimbingan paman dan kakeknya.

"Kecintaan saya terhadap kerajinan topeng berkobar sejak masa mudanya, yang dipupuk melalui bimbingan paman dan terutama kakek saya, Tjokorda Oka Tuble, yang juga dikenal sebagai Ida Dwagung Singapadu" ungkapnya.

Tiga dekade lalu, Cokorda Alit Artawan memulai perjalanan seni pertunjukannya dengan seni tari yang lambat laun berkembang menjadi desain dan ukiran topeng. Pada 2000, ia mulai memikat penonton di Indonesia, Australia, Jepang, Dubai, dan Prancis melalui berbagai pameran terkemuka. Saat ini, topengnya yang merupakan perwujudan evolusi topeng Singapadu, yang memadukan tradisi dengan ekspresi kontemporer, tersedia untuk dikagumi di Lobi Pendopo resor hingga 31 Januari 2024.

Perayaan Bali berlanjut saat resor menjadi tuan rumah Sekala Niskala Fashion Show by Franksland. Franklin Firdaus, visioner di balik merek Franksland Indonesia, menjelaskan "menamai koleksi terbaru kali ini Sekala Niskala atau Seen and Unseen.

"Sekala Niskala Fashion Show diadaptasi berdasarkan cara hidup masyarakat Bali dalam menjaga keharmonisan untuk mencapai kesejahteraan. Mengambil inspirasi dari kekayaan budaya, alam, dan sumber daya Bali yang melimpah, koleksi parfum Sekala Niskala, Franklin yang baru dibuat seluruhnya menggunakan bahan-bahan asli pulau tersebut" jelasnya.

Peragaan busana pada 16 Desember 2023 di The Apurva Kempinski Bali menandai peragaan akbar koleksi Sekala Niskala, Franksland. Kegiatan ini merangkum esensi keharmonisan spiritual dan budaya Bali melalui tampilan fesyen yang memukau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.