Aparat Polda Jateng Bubarkan Paksa Demo Solidaritas Kematian Affan Kurniawan di Jakarta
📅 Jumat, 29 Agu 2025, 18:38 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
SEMARANG - Polisi membubarkan paksa unjuk rasa solidaritas atas peristiwa di Jakarta yang digelar gabungan komunitas pengemudi ojek daring dan mahasiswa di depan Markas Polda Jawa Tengah, Jumat (29/8) sore.
Polisi membubarkan aksi setelah massa melempari petugas yang sedang berjaga di depan markas polda dengan botol minuman kemasan dan batu.
Massa yang didorong mundur dengan menggunakan meriam air dan gas air mata itu terpecah menjadi dua ke arah Jalan Pahlawan dan Jalan Sriwijaya yang berada di sekitar Markas Polda Jawa Tengah.
Petugas terus mendorong massa ke arah Kawasan Simpanglima dan Jalan Sriwijaya agar segera membubarkan diri.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan petugas melakukan tindakan tegas namun humanis terhadap peserta aksi yang anarkis tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, massa yang menggelar aksi di depan Markas Polda Jawa Tengah diduga bukan bertujuan untuk menggelar aksi solidaritas.
"Diduga massa yang menggelar aksi tersebut memang akan melakukan tindakan anarkis," katanya.
Hal tersebut, lanjut dia, terlihat dari kedatangan massa yang hanya sebentar melakukan orasi dan langsung melempari petugas yang berjaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, petugas mendorong massa aksi dengan tembakan meriam air dan gas air mata agar membubarkan diri.
Kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian, kata dia, diimbau agar lebih waspada karena aksi yang digelar bukan untuk menyampaikan aspirasi.
Hingga Jumat petang, petugas masih bersiaga di Jalan Pahlawan dan Jalan Sriwijaya untuk memastikan para peserta aksi membubarkan diri.
Sementara itu, pengunjuk rasa di depan Markas Polda Metro Jaya membakar ban dan berupaya merusak sejumlah kamera pengawas (CCTV) dalam aksinya pada Jumat sore.
Pembakaran ban tersebut terjadi di gapura Polda Metro Jaya, setelah pukul 17:00 WIB, di tengah-tengah demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dari berbagai kampus dan pengendara ojek daring.
Pengunjuk rasa turut melemparkan sejumlah pagar besi dan penghalang jalan untuk dibakar di tempat yang sama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!