Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Dampak Bencana, BPBD Pangandaran Pantau Pesisir Setelah Kejadian Gempa di Bantul

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 02:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Dampak Bencana, BPBD Pangandaran Pantau Pesisir Setelah Kejadian Gempa di Bantul Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Suasana pesisir pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Pangandaran - Antisipasi dampak bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terus memantau perkembangan seluruh daerah, terutama pesisir pantai di daerah setempat untuk mengetahui dampak dari bencana gempa bumi yang berpusat di Bantul, Yogyakarta, Jumat malam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Untung Saeful Rachman mengatakan, jajarannya sudah menerjunkan personel dan juga terus berkomunikasi dengan jajaran lainnya untuk memantau dan mengecek perkembangan setelah terjadi gempa Bantul yang cukup dirasakan kuat di Pangandaran.

"Teman-teman juga terus memantau ke lapangan terutama di pesisir pantai," kata Untung.

Ia menuturkan guncangan gempa bumi bermuatan Magnitudo 6.4 yang berlokasi di Bantul cukup kuat dirasakan di wilayah Kabupaten Pangandaran, termasuk kawasan pesisir pantai dan tempat wisata.

Laporan di lapangan, kata dia, saat terjadi gempa sejumlah wisatawan sempat berhamburan ke luar gedung hotel untuk menghindari sesuatu yang dapat membahayakan jiwa saat guncangan gempa.

Ia menyampaikan wisatawan Pantai Pangandaran yang sempat ke luar hotel itu bukan berarti mereka pergi meninggalkan Pangandaran, mereka setelah terjadi gempa kembali beraktivitas seperti biasa.

"Memang guncangan sangat terasa di Pangandaran, wisatawan sempat ke luar dari gedung tapi tidak berarti berhamburan untuk punya pemikiran untuk balik," katanya.

Ia menyampaikan setelah guncangan gempa itu tidak ada laporan adanya kerusakan bangunan rumah maupun fasilitas umum lainnya di Pangandaran.

Ia berharap dampak gempa Bantul yang terasa sampai Pangandaran tidak menyebabkan kerusakan, semuanya diharapkan dalam keadaan selamat.

"Dari rekan-rekan belum ada laporan, dan mudah-mudahan tidak ada kejadian dampak dari gempa itu sendiri," katanya.

Laporan dari situs BMKG bahwa kejadian gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 6.4 di selatan Yogyakarta terjadi Sekitar pukul 19.57 WIB yang berlokasi di Samudera Hindia Selatan Jawa, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 81 km arah selatan Kota Wates, Daerah Istimewa Yogyakarta pada kedalaman 67 km.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.