Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ancaman Perang Dagang Kembali Membayangi, Rupiah Tertekan Awal Pekan

📅 Senin, 17 Mar 2025, 17:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ancaman Perang Dagang Kembali Membayangi, Rupiah Tertekan Awal Pekan Doc: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Ket. Petugas menyusun uang dolar AS dan rupiah di Bank Syariah Indonesia (BSI), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/2/2025).

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS kembali melemah awal pekan ini karena dipicu faktor eksternal. Pelemahan tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan Bank Indonesia (BI) agar tidak terus-terusan melemah.  

Pelemahan rupiah bisa berdampak buruk jika tidak dikelola dengan baik, terutama jika inflasi tidak terkendali dan utang luar negeri meningkat.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai, pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi ancaman tarif timbal balik dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap sejumlah negara.

“Trump pada Minggu (16/3) malam mengulangi ancamannya tentang tarif timbal balik dan sektoral yang akan dikenakan pada tanggal 2 April, sebuah langkah yang secara luas diperkirakan akan meningkatkan perang dagang global yang sedang terjadi,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/3).

Kendati begitu, pasar tak yakin seberapa besar Trump akan berkomitmen terhadap rencana penerapan tarif tersebut, mengingat ia telah mengubah langkah-langkah terhadap Kanada dan Meksiko pada awal bulan ini.

Untuk menghadapi berbagai kemungkinan, Tiongkok dan Uni Eropa telah mempersiapkan balasan terhadap AS dan diperkirakan bakal memberlakukan tindakan lebih ketat terhadap tarif timbal balik Trump.

“Kekhawatiran akan gangguan terkait perdagangan dan potensi lonjakan inflasi akibat tarif memicu kekhawatiran akan resesi AS,” ungkap Ibrahim.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Senin (17/3), di Jakarta melemah sebesar 56 poin atau 0,34 persen menjadi Rp16.406 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.350 per dolar AS.

Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini justru menguat ke level Rp16.379 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.392 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

37 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.