Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Melemah Jadi Rp16.970 per Dollar AS Seiring Ketidakpastian Konflik di Timur Tengah

📅 Senin, 16 Mar 2026, 11:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Melemah Jadi Rp16.970 per Dollar AS Seiring Ketidakpastian Konflik di Timur Tengah Doc: Antara
Ket. Petugas menunjukkan pecahan mata uang dollar AS dan mata uang rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Selasa (10/3/2026)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin (16/3) pagi, bergerak melemah 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp16.970 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.958 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai ketidakpastian konflik di Timur Tengah (Timteng) turut menekan sentimen risiko di pasar.

“Ketidakpastian yang masih berlanjut terkait konflik di Timur Tengah (Asia Barat) turut menekan sentimen risiko di pasar, yang berdampak pada pergerakan rupiah,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan tersebut dinilai meningkat setelah Gedung Putih menyatakan bahwa skala serangan terhadap Iran telah ditingkatkan ke level yang melebihi antisipasi sebelumnya. Pentagon dilaporkan mengerahkan unit ekspedisi Marinir ke kawasan tersebut.

Seiring ketegangan yang meningkat, harga minyak turut mengalami kenaikan sehingga mendorong penguatan dolar AS. Pada Jumat (13/3), harga minyak Brent naik 2,67 persen menjadi 103,14 dolar AS per barel.

Namun demikian, penguatan dolar AS sempat tertahan pasca rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal IV-2025.

“Angka tersebut secara mengejutkan direvisi turun menjadi 0,7 persen qoq (quarter on quarter) dari estimasi sebelumnya sebesar 1,4 persen qoq, yang mencerminkan mulai terlihatnya pelemahan pada kondisi ekonomi AS,” ungkap dia.

Sementara itu, indikator inflasi pilihan The Fed, yaitu PCE Price Index, sedikit menurun menjadi 2,8 persen year on year (yoy) pada Januari 2026 dari 2,9 persen yoy pada bulan sebelumnya, sementara Core PCE Price Index meningkat tipis menjadi 3,1 persen yoy dari 3,0 persen yoy.

“Pada perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp16.900–Rp17.050 per dolar AS, seiring belum adanya indikasi meredanya ketegangan geopolitik serta sikap wait-and-see investor menjelang periode libur panjang di Indonesia yang dimulai pada Rabu (18/3) pekan ini,” ungkap Josua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.