Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Album 'Retrospektif': Rangkuman Perjalanan Afgan Dalam Bermusik dan Refleksi Pribadi

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 17:23 WIB | Oleh:
Album 'Retrospektif': Rangkuman Perjalanan Afgan Dalam Bermusik dan Refleksi Pribadi Doc: ANTARA/HO-Trinity Optima Production
Ket. Afgan rilis album baru bertajuk Retrospektif.

JAKARTA - Solois Afgan kembali merilis album penuh berbahasa Indonesia yang merangkum perjalanan musik dan refleksi pribadinya dalam tajuk Retrospektif.

Album ketujuh ini menandai kembalinya Afgan pada musik pop Indonesia dan sebagai ruang perenungan dengan pendekatan lebih jujur dan intim.

“Setelah bertahun-tahun bereksperimen dan berjalan jauh, gue ingin kembali ke akar yang pernah menumbuhkan gue. Tapi kali ini dengan hati yang berbeda, lebih matang, lebih jujur, dan lebih siap berbagi cerita,” ujar Afgan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (19/11).

Album berisi sepuluh lagu ini menampilkan warna pop dan R&B yang khas, namun dikemas dengan sentuhan produksi yang lebih organik dan hangat. Proses kreatif Retrospektif melibatkan deretan kolaborator yang memberi kontribusi signifikan terhadap warna dan kedalaman album ini.

Afgan bekerja bersama para penulis lagu dan komposer seperti Petra Sihombing, Muhammad Kamga, Iqbal Siregar, Bilal Indrajaya, dan Rendy Pandugo.

Petra menilai proses pencarian kreatif dalam penggarapan album Retrospektif, Afgan memasukkan energi yang personal bersama dan menemukan arah bahasa musik yang ingin disampaikan seiring proses berjalan.

“Buat gue, menyaksikan seseorang melewati proses pencarian itu adalah hal yang sangat indah. Energi itu yang bikin album ini terasa personal karena kita nggak nunggu inspirasi datang, tapi benar-benar mencarinya bersama,” ujar Petra.

Album Retrospektif memberikan hal yang berbeda dari karya Afgan sebelumnya yakni lebih organik, earthy, maskulin, dan dekat dengan nuansa akustik, jauh dari sentuhan balada orkestrasi megah yang selama ini identik dengannya sehingga terasa segar namun tetap akrab bagi telinga pendengarnya.

Single pertama “Kacamata” yang lebih dulu dirilis menjadi gerbang bagi pendengar untuk memasuki dunia Retrospektif. Lagu ini disambut hangat oleh para pendengar dan mencatat lebih dari 5.000.000 kali pemutaran hanya dalam waktu kurang dari satu bulan.

“Kacamata” bercerita tentang mengalah bukan berarti kalah, cara lain untuk mencintai, meski akhirnya harus merelakan. Lagu lainnya di antaranya "Misteri Dunia", "Sebentar", "Silakan", "Peluk", " Sampai Jumpa", " Tak Ada Rencana", " Masa Iya?", " Kepastian", dan " The One That Got Away".

Secara keseluruhan, Retrospektif menjadi potret kedewasaan Afgan sebagai musisi dan manusia. Album ini bukan tentang nostalgia, melainkan tentang penerimaan dan pemahaman. Ia menoleh ke masa lalu bukan untuk terjebak di sana, melainkan untuk merangkul setiap pengalaman yang membentuk dirinya hari ini.

“Gue pengen orang yang dengerin album ini ngerasa ditemani,” kata Afgan. “Buat gue, Retrospektif adalah perjalanan pulang ke tempat di mana gue pertama kali menemukan makna musik dan jujur sama diri sendiri," ujar Afgan.

Album Retrospektif sudah dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform mulai 19 November 2025, membawa pendengar menelusuri kisah perjalanan, kehilangan, dan ketulusan yang menjadi inti dari karya seorang Afgan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.