Alarm Sistem Berbunyi, Jepang Hentikan Pengoperasian PLTN Terbesar di Dunia
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 11:40 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
TOKYO - Jepang menunda pengoperasian kembali pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia, satu hari setelah mulai beroperasi, Kamis (22/1).
Dari The Guardian, operator mengatakan bahwa mereka belum mengetahui kapan masalah di pembangkit listrik Kashiwazaki-Kariwa di provinsi Niigata akan teratasi, setelah alarm berbunyi selama proses pengoperasian awal.
Pengoperasian kembali pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia di Jepang ditangguhkan pada hari Kamis, hanya sehari setelah beroperasi untuk pertama kalinya dalam sekitar 14 tahun, dengan operator mengatakan bahwa mereka tidak tahu kapan masalah tersebut akan teratasi.
Pembangkit listrik Kashiwazaki-Kariwa di provinsi Niigata telah ditutup sejak bencana Fukushima 2011, tetapi operasi untuk meluncurkannya kembali dimulai pada hari Rabu setelah menerima lampu hijau terakhir dari regulator nuklir .
Namun, operatornya, Tokyo Electric Power Company (Tepco), mengatakan pada hari Kamis bahwa "alarm dari sistem pemantauan ... berbunyi selama prosedur pengaktifan reaktor", yang menyebabkan mereka menangguhkan operasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami tidak memperkirakan ini akan selesai dalam satu atau dua hari. Saat ini belum bisa dipastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan,” kata kepala lokasi Takeyuki Inagaki dalam konferensi pers.
“Untuk saat ini, kami akan sepenuhnya fokus pada upaya mengidentifikasi penyebab dari apa yang terjadi,” katanya.
Juru bicara Takashi Kobayashi mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa “setelah jelas bahwa hal itu akan memakan waktu, kami memutuskan untuk memasukkan kembali batang kendali secara terencana”, katanya, menambahkan bahwa reaktor “stabil dan tidak ada dampak radioaktif di luar”.
Sebaiknya Anda baca juga:
Batang kendali adalah perangkat yang digunakan untuk mengendalikan reaksi berantai nuklir di dalam inti reaktor, yang dapat dipercepat dengan sedikit menariknya keluar, atau diperlambat atau dihentikan sepenuhnya dengan memasukkannya lebih dalam.
Kashiwazaki-Kariwa adalah pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia berdasarkan kapasitas potensial, meskipun hanya satu reaktor dari tujuh yang dihidupkan kembali. Fasilitas ini dinonaktifkan pada tahun 2011 ketika Jepang menghentikan penggunaan tenaga nuklir setelah gempa bumi dan tsunami dahsyat menyebabkan tiga reaktor di pembangkit nuklir Fukushima mengalami peleburan inti.
Namun, Jepang yang miskin sumber daya kini ingin menghidupkan kembali energi nuklir untuk mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil, mencapai netralitas karbon pada tahun 2050, dan memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat dari kecerdasan buatan.
Pembangkit Listrik Kashiwazaki-Kariwa adalah unit yang dioperasikan Tepco pertama yang kembali beroperasi sejak tahun 2011. Perusahaan ini juga mengoperasikan pembangkit listrik Fukushima Daiichi, yang sekarang sedang dinonaktifkan.
Opini publik di Niigata sangat terpecah: Sekitar 60 persen penduduk menentang dimulainya kembali kegiatan, sementara 37 persen mendukungnya, menurut survei yang dilakukan pada bulan September.
Awal bulan ini, tujuh kelompok yang menentang pengoperasian kembali pembangkit tersebut menyerahkan petisi yang ditandatangani oleh hampir 40.000 orang kepada Tepco dan Otoritas Regulasi Nuklir Jepang, dengan menyatakan bahwa pembangkit tersebut terletak di zona patahan seismik aktif dan mencatat bahwa pembangkit tersebut pernah dilanda gempa bumi kuat pada tahun 2007.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!