Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aksi Pembakaran Kediri: Arca Kuno dari Museum Bhagawanta Bhari Dijarah

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 06:24 WIB | Oleh:
Aksi Pembakaran Kediri: Arca Kuno dari Museum Bhagawanta Bhari Dijarah Doc: Istimewa
Ket. Salah satu sudut Museum Bhagawanta Bhari yang terbakar.

SURABAYA - Aksi massa yang disertai perusakan dan pembakaran juga terjadi Kediri, Jawa Timur, Sabtu (30/8).Kerusuhan yang berlangsung sejak sore berlanjut hingga malam dengan pembakaran sejumlah obyek vital seperti Kantor DPRD Kota Kediri, Kantor Satlantas Polres Kediri Kota, dan Kantor Pemkab Kediri. Lebih memprihatinkan lagi, massa juga dilaporkan sempat menjarah berbagau artefak kuno dari Museum Bhagawanta Bhari yang berada di kompleks Pemkab Kediri. Musem tersebut diketahui menyimpanbenda-benda purbakala yang diperkirakan peninggalan zaman Kerajaan Kadiri masa berkuasa pada 1042-1222 Masehi. Mayoritas artefak koleksi museum ini berasal dari Situs Sumber Cangkring di areal pesawahan Dusun Babadan, Desa Sumber Cangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Video yang diunggah akun instargram Pashak Kediri menunjukkan kondisi museum yang porak poranda dengan kaca-kaca etalase yang pecah dan rak-rak terlihat kosong, menunjukkan artefak yang dipajang telah hilang dijarah. "Kondisi museuem seperti ini, beberapa artefak hilang buku-buku juga hilang. Beberapa artefak masih ada, tapi ada juga arca-arca yang hilang entah dijarah atau dibawa ke mana," ujar perekam video dalam akun milik komunitas pecinta sejarah tersebut. "Saya tidak berani mendekat ke sana karena panas. Sudah fix, Kediri sekarang tidak punya museum," tambahnya setelag menunjuk salah satu sisi bangunan yang masih dijilat api. Dari informasi yang dihimpun, Ketua Dewan Kesenian Jatim, Imam Mubarok, mengatakan, sejumlah barang yang hilang antara lain sebuah Bata Ber Inskripsi, dan dua Plakat HVA Sidomulyo. "Dan Arca Sumbercangkring,” ungkapnya. Dari penelusuran, diperkirakan arca hilang yang dimaksud adalah Arca Dwarapala setinggi 98 sentimeter dengan ketebalan 76 sentimeter dan lebar 28 sentimeter. Selain itu juga arca Ganesha dengan tinggi 16 sentimeter, tebal 17 sentimeter, dan lebar 17 sentimeter.Selain artefak kuno, massa juga menjarah barang-barang elektronik di kantor Pemkab Kediri seperti lemari es, televisi, laptop dan AC.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

39 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.