Ai, Simpanse yang Mampu Baca Huruf dan Angka Mati di Jepang
📅 Selasa, 13 Jan 2026, 16:02 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
TOKYO - Seekor simpanse betina di Jepang, yang dikenal mampu mengenali huruf dan angka, mati pada usia 49 tahun akibat usia lanjut dan kegagalan multi-organ, menurut sebuah lembaga penelitian.
Pusat Studi Asal-Usul Evolusi Perilaku Manusia Universitas Kyoto di Inuyama, Prefektur Aichi, pada Sabtu (10/1) mengatakan bahwa simpanse bernama Ai itu lahir di Afrika Barat pada 1976 dan tiba di pusat penelitian itu pada tahun berikutnya.
Ai mulai mempelajari bahasa dengan menggunakan berbagai media, termasuk komputer, sejak usia 18 bulan.
Ia mati pada Jumat (9/1) saat dipantau kesehatannya, menurut pusat penelitian yang sebelumnya bernama Primate Research Institute tersebut.
Ai menunjukkan kemampuan literasi yang kuat, termasuk menunjuk aksara kanji yang berarti "hijau" setelah melihat gambar berwarna hijau. Majalah sains Inggris Nature menampilkan kisahnya pada 1985.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 1989, Ai sempat melarikan diri dari kandangnya bersama seekor simpanse lain. Para peneliti menduga Ai membuka gembok kandang dengan kunci.
Pada 2000, Ai melahirkan seekor anak jantan bernama Ayumu. Kemampuan Ayumu menarik perhatian peneliti dalam studi tentang alih pengetahuan antara induk dan anak. Ant/Kyodo-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!