Ahli Kesehatan Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air Minum yang Aman
📅 Minggu, 26 Okt 2025, 17:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
JAKARTA - Pengamat kesehatan menyatakan air mineral yang ditawarkan layak diminum dengan memperhatikan berbagai ciri-cirinya yaitu secara kasat mata terlihat bening dan tidak berbau.
"Soal sumber airnya tergantung dari industri tersebut. Air bisa diminum kalau tidak berbau lalu juga tidak berkuman," kata Dewan Pakar Perhimpunan Kedokteran Militer (Perdokmil) Indonesia, Alexander K Ginting, Sabtu (25/10).
Menurut dia, air tanah memiliki mineral logam dan kandungan lainnya sehingga memang harus dikelola supaya layak diminum.
"Jadi memang air itu layak diminum kalau ada prosesnya, memang lebih natural di proses secara alami. Air permukaan dianjurkan direbus hingga mendidih untuk memastikan mikroorganisme mati, sumber air minum harus dipelihara kebersihannya," kata dia.
Sementara itu, Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menanggapi polemik sumber air yang digunakan produsen air minum dalam kemasan (AMDK). Ini setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan inspeksi mendadak ke PT Investama (Aqua) Pabrik Subang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi, ini dari pengeboran, kalau dari pengeboran itu kan ada pengaturan. Dengan adanya pengaturan ini, kita mengharapkan ini apa persyaratannya. Kondisi air tanah ini kan di beberapa wilayah kondisi cekungannya itu adalah kondisi kritis," kata dia.
Yuliot mengimbau agar perusahaan yang melakukan pengeboran tetap memperhatikan sumber air bersih yang ada di masyarakat sehingga pengeboran air tanah ini harus memperhatikan juga untuk sumber air bersih yang ada di masyarakat. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!