7 Penyebab Ketiak Tetap Bau Tak Sedap Setelah Mandi
📅 Senin, 22 Mei 2023, 12:19 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Newsweek/I Love Photo/Getty Images
Bau badan tentu mengganggu kenyamanan, terlebih saat menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi badan yang bau meski setelah mandi nyatanya disebabkan berbagai faktor.
"Ketika seseorang merasa masih bau setelah mandi, biasanya orang tersebut adalah orang yang lebih mudah berkeringat, dan mungkin ada penumpukan bakteri pada kulit bersamaan dengan keringatnya," kata pakar dermatologi di Cornell-New York Presbyterian Medical Center, Marisa Garshick, dikutip dari Livestrong, Senin (22/5).
Bau badan merupakan bau yang keluar dari keringat yang bercampur dengan bakteri di kulit. Berikut penjelasan mengenai penyebab bau ketiak tak sedap.
- Salah pakai antiperspiran
Menggunakan antiperspiran setelah keluar dari kamar mandi di pagi hari sebenarnya bukan cara paling efektif untuk mencegah keringat dan bau ketiak. Garshick mengatakan, antiperspiran paling efektif bila digunakan pada waktu tidur karena antiperspiran bekerja dengan menyumbat kelenjar keringat ketiak untuk mencegah keringat keluar.
"Karena kelenjar keringat kosong di malam hari, antiperspiran dapat menyerap lebih banyak," ujar Garshick.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, karena sebagian besar antiperspiran dirancang untuk bekerja selama 24 jam, maka obat ini akan terus bekerja untuk menahan keringat, yang bisa menyebabkan bau ketiak, bahkan setelah seseorang mandi keesokan paginya.
Garshick menyarankan orang-orang menggunakan antiperspiran daripada deodoran yang menutupi bau, tetapi, tidak benar-benar menghentikan keringat. Cara kerja deodoran berbeda dengan antiperspiran sehingga sebaiknya gunakan deodoran setelah mandi untuk membantu mencegah bau badan.
- Rambut ketiak
Rambut ketiak memerangkap lebih banyak keringat daripada di bagian kulit lain sehingga keringat memiliki lebih banyak waktu untuk bercampur dengan bakteri penyebab bau, menurut pakar dermatologi University of North Carolina di Chapel Hill, Beth Goldstein, MD. Dia menambahkan, kulit yang tertutup rambut juga bisa lebih sulit dibersihkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
- Ada banyak bakteri yang sangat bau
Mandi seharusnya menghilangkan bau ketiak, tetapi, jika itu tak terjadi maka seseorang mungkin berurusan dengan bakteri yang membandel. Semua orang memiliki campuran bakteri baik dan jahat yang hidup di permukaan kulit, termasuk ketiak. Biasanya bakteri itu dalam keadaan seimbang.
Namun, terkadang keseimbangan bakteri bisa terganggu dan menyebabkan pertumbuhan berlebih bakteri jahat tertentu. Kondisi itu bisa membuat bau badan seseorang lebih buruk atau lebih intens.
- Makanan
Makanan tertentu bisa menimbulkan bau badan yang tidak sedap. Menurut Cleveland Clinic, penyebab paling umum antara lain bawang putih, daging merah, rempah-rempah seperti jintan, makanan pedas, kafein dan minuman berkafein.
- Mulai pengobatan baru
Ada sejumlah obat-obatan yang berpotensi menyebabkan hiperhidrosis, atau keringat berlebih dan berpotensi membuat bau badan antara lain, obat untuk mengobati Alzheimer dan demensia, obat nyeri, obat untuk mengatasi depresi dan kecemasan serta OCD.
Jika seseorang mencurigai obat yang dia minum menyebabkan peningkatan bau badan secara tiba-tiba, cobalah berkonsultasi dengan dokter.
Dalam beberapa kasus, dokter dapat menyarankan pasiennya mencoba dosis yang lebih rendah atau beralih ke obat lain. Jika tidak, beralih ke antiperspiran dengan resep dokter juga dapat membantu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!