Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PU Bangun IPAL Raksasa di Pluit: 240 Ribu Meter Kubik Air Kotor Diolah Jadi Bersih Setiap Hari

6 Jumat, 06 Nov 2026, 10:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kementerian PU Bangun IPAL Raksasa di Pluit: 240 Ribu Meter Kubik Air Kotor Diolah Jadi Bersih Setiap Hari Kementerian PU Bangun IPAL Raksasa di Pluit: 240 Ribu Meter Kubik Air Kotor Diolah Jadi Bersih Setiap Hari Doc: istimewa
Ket. Melalui Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona 1 di Pluit, Jakarta Utara, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern berkapasitas 240 ribu meter kubik (m³) per hari- setara dengan 96 kolam renang olimpiade setiap hari

JAKARTA- Jakarta selama puluhan tahun dikenal sebagai kota yang air limbahnya mengalir ke sungai, ke selokan, ke laut. Sekarang, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai memutus rantai kotor itu.

Melalui Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona 1 di Pluit, Jakarta Utara, Kementerian PU membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern berkapasitas 240 ribu meter kubik (m³) per hari- setara dengan 96 kolam renang olimpiade setiap hari.

"Pembangunan sistem air limbah terpusat bukan hanya membangun pipa dan instalasi, tetapi menghadirkan peradaban baru. Infrastruktur sanitasi modern akan menjamin lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan layak huni bagi masyarakat," tegas Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Jumat (6/11).

Bukan Sekadar IPAL, Tapi Kota Baru di Bawah Tanah

IPAL JSDP Zona 1 dibangun di atas lahan 3,9 hektare di Pluit. Tapi yang paling besar justru yang tidak terlihat: jaringan pipa sepanjang 74,4 kilometer yang akan menyedot air limbah dari 220 ribu Sambungan Rumah (SR) di 8 kecamatan - Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Untuk membangun di kota sepadat Jakarta tanpa membuat macet total, Kementerian PU memakai dua teknologi konstruksi khusus:

1. Pneumatic Caisson - untuk membangun fasilitas utama IPAL

2. Pipe Jacking - memasang pipa bawah tanah tanpa gali besar-besaran

Artinya, jalan tidak dibongkar habis-habisan, lalu lintas tetap jalan, warga tetap bisa beraktivitas.

Teknologi Kelas Dunia: A2O + MBR

Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jakarta Metropolitan, Reza Rizka Pratama, menjelaskan IPAL ini memakai kombinasi teknologi A2O (Anaerobic-Anoxic-Oxic) + Membrane Bio-Reactor (MBR) + High-rate Filter.

"Teknologi ini memungkinkan pengolahan optimal, menurunkan bahan organik, padatan tersuspensi, nitrogen, dan fosfor sebelum air hasil olahan dialirkan kembali ke lingkungan sesuai baku mutu," kata Reza.

Singkatnya: air kotor dari rumah warga masuk, air bersih yang memenuhi standar lingkungan yang keluar. Sungai Jakarta tidak lagi jadi tempat pembuangan.

Kenapa Ini Penting?

Karena selama ini, sebagian besar air limbah domestik Jakarta tidak terolah. Akibatnya sungai tercemar, air tanah terkontaminasi, dan penyakit berbasis lingkungan terus berulang.

JSDP Zona 1 adalah langkah besar untuk mengubah itu. Ini bukan proyek pipa, ini proyek kesehatan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Menang Besar 6-0, Jadi Modal PSS Hadapi Bhayangkara

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menang Besar 6-0, Jadi Moda...
Daerah
UNESCO Beri Status Hijau ke...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kalah Telak di Pemilu Paruh Waktu, Trump Tetap Pertahankan Kebijakan Tarif

Kalah Telak di Pemilu Paruh Waktu, Trump Tetap Pertahankan Kebijakan Tarif

06 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.