Jalan Tarutung-Sibolga yang Sempat Putus Total Kini Sudah Bisa Dilalui
Rabu, 28 Okt 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Akses jalan nasional Tarutung-Sibolga di Desa Sibalanga, Tapanuli Utara, Sumatra Utara yang sempat amblas dan putus total, kini sudah kembali bisa dilalui kendaraan.
Jalan di STA 29+900 Ruas Batas Kabupaten Tapanuli Utara-Tapanuli Tengah itu amblas pada Jumat, 23 Oktober 2026 sekitar pukul 12.15 WIB akibat hujan deras yang mengguyur dalam waktu lama.
Kondisi diperparah pengalihan arus lalu lintas dari ruas Tarutung-Sipirok yang juga rusak, sehingga volume kendaraan di jalur Tarutung-Sibolga melonjak.
Lokasi amblas berada tepat di sisi proyek pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) fondasi bored pile yang masih dalam tahap konstruksi. Badan jalan detour amblas hingga terputus dan tidak bisa dilalui.
Beruntung tidak ada kendaraan yang terdampak longsoran dan tidak ada korban jiwa. Namun akses warga dari Tarutung menuju Simpang Rampah sempat lumpuh total.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan konektivitas menjadi prioritas utama dalam situasi darurat.
"Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti," kata Dody di Jakarta, Rabu (28/10).
Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara langsung bergerak melakukan penanganan darurat bersama PT Hutama Karya dan Satlantas Polres Tapanuli Utara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penanganan dilakukan dengan penimbunan dan pemadatan material, serta pemasangan 6 lembar pelat baja ukuran 2x1 meter. Sebanyak 3 ekskavator, 1 vibro roller, dan 5 dump truck dikerahkan. Material yang digunakan meliputi agregat Kelas A, urugan pilihan, 100 batang kayu cerucuk, dan 100 geobag.
Per 27 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB, perbaikan darurat sepanjang 25 meter telah tuntas 100 persen.
Akses pun berangsur pulih. Kendaraan roda empat kecil sudah bisa melintas malam hari, disusul kendaraan besar pada pukul 23.30 WIB.
Di lapangan, tim sempat menghadapi kendala keterbatasan ruang pelebaran detour karena dinding rumah warga dan kepadatan kendaraan yang terjebak, sehingga menghambat mobilisasi truk material.
BBPJN Sumut memastikan koordinasi terus dilakukan untuk menjaga konektivitas jalur Tarutung-Sibolga tetap lancar.
Kementerian PU mengimbau pengguna jalan tetap hati-hati saat melintas, patuhi arahan petugas, dan perhatikan kondisi cuaca.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!