Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Jelang Akhir Pekan Melemah Mengikuti Bursa Asia dan Global

6 Jumat, 06 Nov 2026, 11:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Jelang Akhir Pekan Melemah Mengikuti Bursa Asia dan Global IHSG Jelang Akhir Pekan Melemah Mengikuti Bursa Asia dan Global Doc: Antara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (6/11) bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.

IHSG dibuka melemah 74,43 poin atau 1,48 persen ke posisi 4.955,83. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 7,39 poin atau 1,44 persen ke posisi 506,25.

"IHSG masih ada peluang lanjut ke resistance terdekat 5.072 atau 5.129 dan 5.143. Selain itu antisipasi jika koreksi, IHSG kembali menguji support terdekat 4.980 atau 4.907 atau 4.824. Investor disarankan tetap berhati-hati dan menunggu konfirmasi sinyal yang jelas," ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata, dalam kajiannya di Jakarta, Jumat

Dari mancanegara, Liza mengatakan kemenangan Partai Demokrat yang berhasil menguasai Senat dan House of Representatives diperkirakan akan membawa perubahan arah kebijakan Amerika Serikat (AS), khususnya melalui dorongan regulasi lebih ketat terhadap pusat data dan infrastruktur AI.

Sementara itu, pasar memperhitungkan probabilitas sekitar 75 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) pada bulan berikutnya.

"Ekspektasi tersebut didukung ketahanan sejumlah indikator ekonomi, meskipun investor masih menunggu laporan ketenagakerjaan AS untuk memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai kondisi pasar tenaga kerja," ujar Liza.

Liza melanjutkan perhatian pelaku pasar tertuju pada peluang penyelesaian diplomatik konflik antara AS dengan Iran setelah kemenangan Partai Demokrat memunculkan harapan terhadap pendekatan yang lebih diplomatis.

Teheran tengah meninjau proposal yang disampaikan melalui mediator regional, meskipun kedua negara belum mencapai kesepakatan mengenai persyaratannya.

Sementara, risiko keamanan pelayaran di Teluk Persia juga masih tinggi, dengan sedikitnya lima insiden terkait kapal dilaporkan sejak Minggu (1/11/2026).

"Meski ekspor minyak mentah kawasan Teluk mulai mendekati level sebelum perang, ancaman terhadap jalur perdagangan dan kenaikan biaya transportasi masih menjadi risiko," ujar Liza.

Dari dalam negeri, ekonomi Indonesia tumbuh 5,47 persen year on year (yoy) pada kuartal III 2026, meningkat dari 5,29 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya, dengan konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi penopang utama yang berkontribusi 82,78 persen terhadap PDB.

Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,04 persen (yoy), didukung peningkatan aktivitas restoran, hotel, dan transportasi, sementara investasi (PMTB) naik 6,06 persen (yoy), terutama ditopang pertumbuhan investasi kendaraan sebesar 12,96 persen.

Kemudian, konsumsi pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,95 persen (yoy) seiring peningkatan belanja pegawai ASN serta realisasi program makan bergizi gratis (MBG). Meski demikian, sumber pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi sedikit melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di kisaran 4,9-5,7 persen sepanjang 2026. Untuk menjaga momentum itu, BI akan memperkuat sinergi kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran bersama pemerintah.

"Dukungan stimulus pemerintah, membaiknya ekspektasi pelaku usaha, serta penguatan konsumsi dan investasi diharapkan menopang pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," ujar Liza.

Bursa Eropa mayoritas melemah pada Kamis (5/11/2026), di antaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,29 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,43 persen, indeks DAX Jerman melemah 0,43 persen, sementara indeks CAC 40 Prancis menguat 0,34 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Ring Tinju Mengurangi Tawur...

Bank Ambruk, Presiden Tetap Dimakzulkan Meski Sudah Mundur

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Bank Ambruk, Presiden Tetap...
Olahraga
Jadi Tim Pertama Lolos ke B...

Underpass Bitung Diharapkan Mengurai Kemacetan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Underpass Bitung Diharapkan...
Olahraga
Menang Besar 6-0, Jadi Moda...

UNESCO Beri Status Hijau kepada 5 Geopark Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
UNESCO Beri Status Hijau ke...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.