Apjatel Dorong Pemerataan Infrastruktur Digital dan Kesiapan Industri Hadapi Era AI
Kamis, 05 Nov 2026, 19:10 WIB | Oleh: Haryo BronoCapaian tersebut memperlihatkan bahwa penataan infrastruktur jaringan membutuhkan proses berkelanjutan serta koordinasi antara penyelenggara jaringan, mitra pelaksana, dan pemerintah daerah.
Apjatel pun mendorong integrasi program pembangunan antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten. Integrasi diperlukan agar pekerjaan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, trotoar, jembatan penyeberangan, dan drainase, dapat diselaraskan dengan pembangunan maupun penataan jaringan telekomunikasi.
Koordinasi tersebut diharapkan berlangsung sejak tahap perencanaan, integrasi perizinan, survei bersama, hingga pemantauan pekerjaan di lapangan. Dengan demikian, penataan jaringan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih tertib, tetapi juga mendukung keselamatan pengguna jalan dan menjaga keandalan layanan telekomunikasi.
Perkuat Sinergi dan Arah Strategis Industri
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain talkshow, Rakernas Apjatel 2026 diisi dengan penyampaian laporan kinerja organisasi oleh Ketua Umum serta diskusi panel yang melibatkan Dewan Pengawas, pengurus, anggota Apjatel, perwakilan operator berskala besar hingga kecil, asosiasi, dan pemerintah.
Diskusi tersebut membahas sejumlah isu strategis industri, mulai dari koordinasi lintas pemangku kepentingan, pengembangan infrastruktur jaringan, hingga peluang kolaborasi dalam pembangunan konektivitas nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Apjatel meluncurkan situs web terbaru sebagai sarana untuk memperluas akses informasi mengenai organisasi, kegiatan, serta kontribusinya terhadap perkembangan industri jaringan telekomunikasi Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui Rakernas 2026, Apjetal menargetkan lima hasil utama:
- Memperkuat sinergi antaranggota melalui penyelarasan visi dan peningkatan kolaborasi.
- Membangun arah kerja organisasi yang lebih jelas melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban dan pemaparan program kerja.
- Menyediakan ruang bagi anggota untuk menyampaikan aspirasi dan masukan. Apjatel menyebut organisasinya memiliki 174 anggota tetap dan 60 anggota mitra yang diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam pembahasan agenda industri.
- Memperkuat kesiapan industri telekomunikasi menghadapi era AI, termasuk dalam memenuhi kebutuhan konektivitas, meningkatkan efisiensi pengelolaan jaringan, serta mengembangkan peluang bisnis baru.
- Mendorong langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan dan transformasi digital nasional melalui dukungan pemangku kepentingan, termasuk regulator.
Jerry mengatakan Apjatel berkomitmen menjadi wadah kolaborasi bagi penyelenggara jaringan telekomunikasi dan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur digital.
“Melalui semangat Connect. Collaborate. Accelerate., kami ingin mendorong industri untuk tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga memperkuat kerja sama dan mempercepat pertumbuhan ekosistem digital Indonesia. Apjetal berkomitmen untuk terus menjadi wadah kolaborasi bagi para penyelenggara jaringan telekomunikasi dan pemangku kepentingan terkait,” kata Jerry.
Melalui forum tersebut, Apjatel berharap kolaborasi antarpelaku industri dan pemerintah dapat semakin kuat, sehingga pembangunan infrastruktur telekomunikasi mampu menjawab kebutuhan konektivitas nasional sekaligus mendukung perkembangan teknologi digital, termasuk AI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!