Pegadaian dan Fortegif Kembangkan Pertanian Terpadu Berkelanjutan di Kabupaten Paser
Kamis, 05 Nov 2026, 17:43 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Pegadaian
PASER – PT Pegadaian bekerja sama dengan Forum Terpadu Gerakan Inovasi Pertanian (Fortegif) menggelar sosialisasi dan pelatihan pertanian terpadu berkelanjutan (integrated farming) bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kelompok ternak di Desa Klempangsari, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada 4–6 November 2026.
Kegiatan yang diikuti 30 peserta tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan sistem pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan dengan mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan.
Melalui konsep pertanian terpadu, berbagai potensi sumber daya lokal diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal. Salah satunya dengan mengolah limbah peternakan menjadi bahan organik untuk kebutuhan pertanian. Dengan demikian, aktivitas pertanian dan peternakan dapat membentuk siklus produksi yang saling mendukung sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari perluasan The Gade Integrated Farming (TGIF) yang dijalankan Pegadaian bersama Fortegif. Sepanjang 2026, kedua pihak menargetkan pengembangan program tersebut di 12 wilayah baru di Indonesia melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kelompok masyarakat.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Balikpapan, Pangalinan Matandung, yang membuka kegiatan tersebut, mengatakan kolaborasi dengan Fortegif diarahkan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menerapkan pertanian terpadu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pegadaian bersama Fortegif akan melakukan serangkaian sosialisasi dan pelatihan di 12 unit TGIF pada 2026. Program ini merupakan bagian dari perluasan TGIF di 12 wilayah baru di Indonesia, yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kelompok dalam penerapan pertanian terpadu yang berkelanjutan," kata Pangalinan melalui siaran pers pada hari Kamis (5/11/2026).
Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam mengembangkan kegiatan pertanian sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.
Selain memberikan edukasi pertanian, Pegadaian melalui Unit Pelayanan Cabang Kuaro juga memperkenalkan berbagai produk dan layanan keuangan kepada masyarakat, termasuk investasi emas. Menurut Pangalinan, hasil usaha pertanian yang diperoleh masyarakat nantinya dapat dimanfaatkan untuk membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi masyarakat. Apabila nantinya sudah memperoleh hasil dan pendapatan dari kegiatan pertanian, hasil tersebut dapat dimanfaatkan untuk menabung dalam bentuk emas di Pegadaian," ujarnya.
Pelatihan Pupuk Organik dan Pengendalian Hama
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal Fortegif, Bahar Rahman, memberikan materi mengenai pengembangan sistem pertanian terpadu berkelanjutan. Materi pelatihan meliputi pembuatan pupuk organik, Pengendalian Hama Tanaman (PHT), serta pengembangan ekologi pertanian melalui konsep SMILE, yakni Sederhana, Mudah, Ilmiah, Luwes, dan Efektif.
Ketua Umum Fortegif, Sugeng Suratno, mengatakan program pertanian terpadu diharapkan memberikan dampak pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG).
Dampak tersebut antara lain diwujudkan melalui pemanfaatan biomassa, peningkatan keterampilan petani, serta penguatan tata kelola kelompok yang transparan dan akuntabel.
"Program ini tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga peningkatan kapasitas petani dan penguatan ekonomi kelompok," kata Sugeng.
Ia menjelaskan, keberhasilan program juga akan dilihat dari manfaat ekonomi yang dihasilkan, seperti efisiensi biaya produksi, peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, serta pertumbuhan pendapatan petani.
Untuk memastikan dampaknya dapat diukur, pelaksanaan program perlu didukung data awal (baseline), pencatatan kegiatan, dan evaluasi secara berkala.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!