Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Wayang Semesta 2026: 'Tiga Legenda Dalam Satu Semesta' di Simpang Lima Semarang, Saksikan Gratis!

5 Kamis, 05 Nov 2026, 20:24 WIB | Oleh:
Festival Wayang Semesta 2026: 'Tiga Legenda Dalam Satu Semesta' di Simpang Lima Semarang, Saksikan Gratis! Festival Wayang Semesta 2026: 'Tiga Legenda Dalam Satu Semesta' di Simpang Lima Semarang, Saksikan Gratis! Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Poster pementasan tiga legenda wayang orang pada Festival Wayang Semesta 2026.

SEMARANG, JAWA TENGAH - Tiga kelompok wayang orang legendaris dari Semarang, Solo, dan Jakarta, akan bertemu dalam satu panggung di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, pada Minggu (8/11) dalam Festival Wayang Semesta 2026.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Kamis (5/11), mengatakan ingin menghadirkan pertunjukan budaya yang mempertemukan tradisi, kolaborasi, dan keterlibatan masyarakat lintas generasi.

Festival Wayang Semesta 2026 akan mengambil tema "Tiga Legenda Dalam Satu Semesta" yang berlangsung pukul 16.00 hingga 23.00 WIB dan terbuka untuk masyarakat secara gratis.

Tiga kelompok yang akan tampil dalam pementasan utama adalah Wayang Orang Ngesti Pandowo dari Semarang, Wayang Orang Sriwedari dari Solo, dan Wayang Orang Bharata dari Jakarta yang berkolaborasi membawakan lakon "Sekar Mustika".

Agustina mengatakan Festival Wayang Semesta menjadi ruang untuk menjaga keberlanjutan tradisi, sekaligus mempertemukan para pelaku seni dari berbagai daerah.

Keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, lanjutnya, juga menjadi bagian penting dalam upaya mengenalkan seni pewayangan.

"Festival Wayang Semesta hadir sebagai ruang untuk menjaga, menghidupkan, dan merayakan tradisi melalui kolaborasi, partisipasi publik, dan keterlibatan lintas generasi," katanya.

Menurut dia, kolaborasi antarkelompok wayang dari tiga kota menjadi kekuatan utama penyelenggaraan tahun ini. Pertemuan tersebut diharapkan membuka ruang pertukaran gagasan dan memperkuat jejaring para pelaku seni pewayangan.

"Setelah memperkenalkan wayang kepada dunia, langkah berikutnya adalah memperkuatnya melalui kolaborasi. Festival Wayang Semesta 2026 menjadi ruang bertemunya para pelaku, kelompok, dan ragam seni pewayangan untuk saling terhubung serta menciptakan cerita baru," katanya.

Selain pementasan kolosal wayang orang, festival ini juga menghadirkan Wayang Potehi Tek Gie Hien, pertunjukan wayang kulit oleh dalang cilik, serta penampilan penari dari Akademi Wayang Semarang.

Pementasan itu turut dimeriahkan penyanyi Nugraha Pawestri, OM Syalala, Vaganza Band, dan bintang tamu nasional Gilang Dirga.

Ia mengajak masyarakat untuk hadir dan menikmati rangkaian pertunjukan tersebut karena keterlibatan publik menjadi salah satu cara untuk menjaga agar seni tradisi tetap dikenal dan tumbuh di tengah masyarakat.

"Mari kita saksikan dan ramaikan bersama. Wayang bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga cerminan nilai, identitas, dan cinta bangsa yang harus terus kita uri-uri bersama," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.