Korea Utara Murka Menolak Tuduhan AS sebagai Dalang Perampokan Kripto Binance
Rabu, 04 Nov 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SHasil kejahatan siber itu juga diduga menjadi salah satu sumber pendanaan bagi program persenjataan Korea Utara.
Meski demikian, Pyongyang secara konsisten membantah tuduhan keterlibatan dalam pencurian mata uang kripto maupun berbagai serangan siber internasional.
Di tengah kondisi ekonomi yang tergolong miskin, Korea Utara selama ini juga dituding mengandalkan sumber pendanaan ilegal dan aktivitas yang dilarang resolusi Dewan Keamanan PBB untuk mendukung pengembangan rudal balistik serta senjata nuklir.
Di sisi lain, Binance menyatakan telah menanggung sebagian besar kerugian akibat pencurian tersebut menggunakan dana perusahaan. Platform itu juga sebelumnya mengumumkan dimulainya kembali layanan penarikan aset kripto setelah serangan besar tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!