Energi Bersih, Ekonomi Tumbuh: Cerita Perubahan dari Desa Binaan Pertamina.
Rabu, 04 Nov 2026, 20:25 WIB | Oleh: Yebdi Trismar“Kami berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat, berbasis sumber daya lokal,” kata Rudi.
Dampak program ini terlihat dari pemanfaatan berbagai sumber energi, mulai dari tenaga surya, biogas, mikrohidro, biodiesel hingga pembangkit hibrida. Seluruhnya menghasilkan kapasitas listrik sebesar 1,595 juta Wp dan 973 ribu meter kubik biogas.
Di sektor pangan, DEB menghasilkan lebih dari 21 ribu ton beras dan 5 ribu ton komoditas nonberas dari lahan sekitar 2.000 hektare. Sementara di sektor perikanan, DEB Pesisir Modern berkontribusi terhadap produksi 390 ton ikan tangkap per tahun.
Nilai ekonomi kerakyatan yang dihasilkan mencapai lebih dari Rp26 miliar per tahun dengan penerima manfaat lebih dari 283 ribu orang. Beberapa desa bahkan berhasil mengembangkan potensi wisatanya menjadi sumber pendapatan. Ekowisata DEB Uma Palak di Denpasar menghasilkan Rp540 juta per tahun, sedangkan Kampung Kepiting di Cilacap mencapai Rp601 juta per tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain membuka peluang ekonomi, program ini juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola energi terbarukan. Sebanyak 223 local hero telah mendapatkan sertifikasi sebagai operator energi baru terbarukan (EBT).
Di Desa Keliki, Ubud, misalnya, produktivitas pertanian meningkat. Frekuensi panen padi yang sebelumnya hanya sekali setahun kini menjadi hingga tiga kali, dengan hasil panen meningkat dari 3–4 ton menjadi 7 ton per hektare.
Manfaat energi terbarukan juga dirasakan saat masyarakat menghadapi situasi darurat. DEB Watumite di Ende mampu menjaga ketersediaan listrik dan internet ketika terjadi bencana.
Dari sisi lingkungan, program ini berkontribusi terhadap pengurangan emisi lebih dari 1,1 juta ton CO2 ekuivalen serta pengelolaan 145 ribu ton sampah per tahun. Pengembangannya turut didukung kolaborasi pentahelix. Bersama 13 perguruan tinggi, Pertamina telah menghadirkan 40 jenis teknologi tepat guna di 134 desa.
Bagi masyarakat, perubahan tersebut bukan sekadar hadirnya pembangkit listrik atau teknologi baru. Lebih dari itu, energi telah membuka kesempatan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan menjaga lingkungan.
Melalui Desa Energi Berdikari, Pertamina mendorong agar transisi energi berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat. Sebab, energi yang berkelanjutan bukan hanya tentang bagaimana listrik dihasilkan, tetapi juga bagaimana manfaatnya mampu menghidupkan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!