Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Potensi Ekraf Besar, Industri Kreatif Jangan Lagi Jadi Anak Tiri Pembangunan

4 Rabu, 04 Nov 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Potensi Ekraf Besar, Industri Kreatif Jangan Lagi Jadi Anak Tiri Pembangunan Potensi Ekraf Besar, Industri Kreatif Jangan Lagi Jadi Anak Tiri Pembangunan Doc: ANTARA/ Mansyur
Ket. Ilustrasi-Kholil, seorang pelaku ekonomi kreatif warga Curugbitung Kabupaten Lebak,Banten memproduksi keranjang tempat air minum kemasan dari bambu.

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif mengusulkan industri kreatif masuk dalam Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) 2027 guna memperkuat dukungan pemerintah terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif di daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, pihaknya tengah melakukan pembahasan intensif dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) agar industri kreatif dapat menjadi bagian dari delapan kluster program prioritas nasional.

"Ketika ekonomi kreatif bisa masuk ke dalam PKPN tersebut, tentu itu juga akan menjadi insentif untuk daerahnya," kata Riefky dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/11).

Ia menjelaskan, usulan industri kreatif tersebut telah memasuki tahap pembahasan dan secara substansi disebut telah mendapatkan respons positif. Saat ini, kementerian masih melengkapi sejumlah persyaratan administrasi sebelum proses pengesahan PKPN.

Menurut dia, apabila usulan tersebut disetujui, pengembangan industri kreatif akan menjadi salah satu prioritas pemerintah yang dapat diturunkan melalui berbagai program di daerah.

Salah satu program yang disiapkan adalah hilirisasi industri kreatif berbasis kekayaan intelektual (KI), yang akan dijalankan melalui tiga program unggulan, yakni Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, dan Creative by Indonesia.

Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat pengembangan potensi kreatif daerah agar dapat memberikan dampak terhadap perekonomian dan membangun ekosistem ekonomi kreatif secara berkelanjutan.

"Dan kami juga berkoordinasi dengan semua stakeholder ada 8 kluster ada kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, hilirisasi, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, ini ada 60 program, hilirisasi industri kreatif ini kami sedang usulkan," kata Riefky.

Selain dukungan pemerintah pusat, Kementerian Ekonomi Kreatif juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota menunjukkan komitmen melalui penyediaan program serta anggaran pengembangan ekonomi kreatif.

Komitmen anggaran daerah dinilai menjadi salah satu variabel penting dalam menjaga keberlanjutan pengembangan ekosistem kreatif, termasuk bagi daerah yang telah maupun sedang mengupayakan pengakuan sebagai bagian dari jejaring kota kreatif UNESCO.

Kementerian Ekonomi Kreatif menyatakan akan terus memberikan dukungan melalui berbagai kegiatan untuk memperkuat daerah-daerah tersebut sehingga status yang telah dimiliki dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Daerah
Percepatan peninggian jalan...
Wisata
Seni ukir Suku Kamoro di Pa...
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.