Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beras Pecah Membanjir, Stok 380 Ribu Ton Dilego

4 Rabu, 04 Nov 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Beras Pecah Membanjir, Stok 380 Ribu Ton Dilego Beras Pecah Membanjir, Stok 380 Ribu Ton Dilego Doc: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah.
Ket. Ilustrasi - Operator menggunakan alat berat untuk memindahkan beras yang akan dikirim di Gudang RPC Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta Timur.

PALEMBANG – Pemerintah menjual sebanyak 380 ribu ton beras pecah yang tersimpan di Perum Bulog dengan harga Rp11 ribu per kilogram (kg) untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama perajin kue dan produsen bihun rumahan.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (4/11), mengatakan keputusan penjualan stok tersebut telah ditetapkan dalam rapat tingkat menteri koordinator guna menyediakan bahan baku bagi pelaku usaha yang selama ini masih mengandalkan beras pecah impor, akan tetapi saat ini tidak lagi mengandalkan impor

Zulhas menjelaskan beras pecah tersebut dapat dimanfaatkan oleh perajin kue dan produsen bihun rumahan, sehingga mereka tidak lagi bergantung pada pasokan impor. Ketersediaan bahan baku dengan harga yang telah ditetapkan juga diharapkan membantu pelaku usaha menjaga biaya produksi.

“Beras yang satu tahun di Bulog ada 380 ribu ton itu kita lelang. Sudah putus, saya sudah putuskan di rapat menko, dijual dengan harga Rp11 ribu per kilogram,” katanya lagi.

Zulhas mengimbau pelaku UMKM yang membutuhkan beras pecah agar berkoordinasi dengan pimpinan wilayah Bulog di daerah masing-masing untuk memperoleh pasokan.

Selain beras pecah, pemerintah juga menyiapkan stok jagung untuk bahan baku pakan ternak sebanyak 100 ribu hingga 150 ribu ton yang dikelola Bulog.

Stok tersebut akan dijual kepada UMKM peternak ayam pedaging dan petelur dengan harga pokok Rp5.500 per kg guna mengantisipasi kenaikan biaya pakan.

"Karena harga jagungnya naik, harga pakannya naik, maka harga ayam dan telur sedikit naik. Bulog punya 100 ribu-150 ribu ton, sudah kita putuskan dijual harga pokok Rp5.500 untuk UMKM peternak ayam atau petelur," ujarnya pula.

Ia berharap penyaluran jagung dengan harga tersebut dapat menjaga kestabilan biaya produksi peternak, sehingga harga ayam dan telur di pasaran tetap terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Daerah
Percepatan peninggian jalan...
Wisata
Seni ukir Suku Kamoro di Pa...
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.