Perimenopause Datang Diam-Diam, Sudah Siapkah Perempuan Menghadapi Fase Berikutnya?
Minggu, 01 Nov 2026, 05:26 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoRisiko kesehatan jangka panjang yang mengintai meliputi peningkatan risiko osteoporosis serta gangguan kardiovaskular (jantung). Selain itu, perubahan juga terjadi pada penampilan fisik, seperti kulit yang mengering, penurunan elastisitas kulit, serta rambut yang menipis dan mudah rontok.
Gejala metabolik dan fisik lain yang sering dirasakan meliputi penurunan energi (mudah lelah), hilangnya motivasi, kenaikan berat badan yang terjadi dengan mudah, perubahan distribusi lemak tubuh, serta penurunan massa otot dan laju metabolisme.
Tak hanya itu, gejala fisik lain yang patut diperhatikan meliputi nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, serta nyeri punggung. Perubahan suasana hati (mood) juga kerap terjadi, seperti menjadi lebih mudah cemas, mengalami perubahan suasana hati yang drastis (mood swings), mudah marah, hingga depresi.
Berbagai perubahan yang dialami wanita pada masa perimenopause ini dapat diatasi dengan melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan. Langkah ini penting untuk membantu mengidentifikasi gejala serta penyebabnya secara akurat, sehingga pasien bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Dr. Kanadi juga menyarankan para wanita untuk senantiasa menjaga pola makan sehat, rutin beraktifitas fisik, tidur cukup, mengelola stres dengan baik, menghindari merokok, membatasi konsumsi alkohol, menjaga berat badan ideal, serta rutin mendapatkan paparan sinar matahari atau asupan vitamin D.
Gangguan lain
Fase perimenopause merupakan proses alami yang tidak dapat dihindari oleh setiap wanita seiring bertambahnya usia.
Menurut Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Uroginekologi Rekonstruksi RSPI, dr. Astrid Yunita, Sp.O.G., Subsp. Urogin-Re, fase perimenopause turut menyebabkan berbagai gejala pada area vagina hingga dasar panggul (pelvic floor).
Penurunan kadar hormon estrogen menyebabkan dinding vagina menipis, mengering, serta mengalami penurunan elastisitas. Kondisi urogenital ini kerap dikeluhkan wanita karena menimbulkan ketidaknyamanan saat berhubungan intim dengan pasangan.
Lebih lanjut, gangguan pada dasar panggul juga dapat menyebabkan inkontinensia urine, yakni urine keluar secara tidak sengaja saat batuk, bersin, atau sulit ditahan akibat adanya perubahan struktural pada rahim atau kandung kemih.
Untuk mengatasi pelemahan otot dasar panggul tersebut, dr. Astrid menyarankan wanita untuk rutin melakukan senam kegel serta latihan kebugaran yang tepat dengan didampingi ahli agar hasilnya optimal dan tepat sasaran.
Sementara itu, untuk mengatasi ketidaknyamanan saat berhubungan intim, ia menyarankan penggunaan pelembap vagina (moisturizer) atau salep estrogen topikal yang bekerja secara lokal untuk mengurangi rasa tidak nyaman.
Dia juga menyarankan wanita untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan mengonsumsi sayur dan buah untuk membantu menjaga kestabilan suasana hati (mood); mengonsumsi ikan dan minyak ikan guna mengurangi risiko penyakit jantung; memilih makanan kaya serat untuk membantu menjaga berat badan ideal; minum air putih yang cukup guna mendukung elastisitas kulit dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Lebih lanjut, dr. Kanadi juga menekankan pentingnya mencukupi kebutuhan kalsium demi menjaga kepadatan tulang. Kekurangan kalsium dalam tubuh akan memicu penurunan kadar kalsium darah, sehingga tubuh terpaksa mengambil cadangan kalsium dari "gudang" utamanya, yaitu tulang.
Meski badai hormon perimenopause merupakan proses biologis alami yang tidak dapat dihindari, fase ini bukanlah sesuatu yang harus ditakuti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!