Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Trump Optimistis! Kesepakatan Damai Rusia-Ukraina Disebut Segera Tercapai, Perang Bakal Berakhir?

1 Minggu, 01 Nov 2026, 06:55 WIB | Oleh:
Trump Optimistis! Kesepakatan Damai Rusia-Ukraina Disebut Segera Tercapai, Perang Bakal Berakhir? Trump Optimistis! Kesepakatan Damai Rusia-Ukraina Disebut Segera Tercapai, Perang Bakal Berakhir? Doc: Antara foto/Anadolu
Ket. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

ISTANBUL - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan optimistis bahwa kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina dapat segera tercapai menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Desember mendatang yang akan digelar di resor Trump National Doral, di Florida, AS.

Dalam wawancara dengan komentator konservatif Benny Johnson, Sabtu (31/10), Trump mengatakan terdapat peluang besar untuk mengakhiri konflik tersebut. Ia merujuk pada kemungkinan tercapainya kesepakatan antara pemimpin Rusia dan Ukraina.

"Saya pikir kita sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan di sana," kata Trump, seraya mengakui bahwa hubungan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy masih diwarnai permusuhan mendalam.

Saat ditanya mengenai laporan tentang kemungkinan tercapainya kesepakatan Rusia-Ukraina dalam KTT G20, Trump tidak menutup kemungkinan tersebut. Ia menyatakan keyakinannya bahwa perundingan dapat menghasilkan terobosan.

"Saya pikir ada peluang yang sangat besar bahwa kita akan berhasil menyelesaikan persoalan tersebut. Selain itu, kita juga sedang mengupayakan banyak kesepakatan lainnya," ujarnya.

Trump juga menyinggung Iran. Ia mengatakan Amerika Serikat bertekad mencegah negara tersebut memperoleh senjata nuklir.

Trump mengeklaim kemampuan militer Iran telah melemah secara signifikan dan menambahkan bahwa Washington akan "menuntaskan persoalan itu".

Sehubungan dengan Kuba, Trump memperkirakan pemerintahan komunis negara tersebut tidak akan bertahan lebih lama. Ia mengisyaratkan bahwa Washington dapat mengalihkan perhatian ke negara kepulauan itu setelah Venezuela.

"Kuba adalah negara yang gagal. Kita akan segera membawa orang-orang kembali ke sana," katanya.

Trump menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio terus memantau perkembangan situasi di Kuba.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.