Andrea Bocelli Rayakan 30 Tahun Album Romanza di Borobudur, Penonton Terpukau
Minggu, 01 Nov 2026, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Magelang - Penyanyi tenor dunia asal Italia, Andrea Bocelli, menggelar konser bertajuk "Romanza 30th Anniversary World Tour" di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10) malam, dengan disaksikan ribuan penonton.
Konser tersebut menghadirkan perpaduan musik klasik dan kemegahan Candi Borobudur sebagai salah satu warisan budaya dunia. Kompleks candi menjadi latar istimewa bagi penampilan Bocelli dalam rangkaian tur untuk memperingati 30 tahun album fenomenalnya, Romanza.
Dalam pertunjukan itu, Bocelli membawakan sejumlah lagu dari album Romanza serta repertoar musik crossover yang turut mengantarkannya dikenal di panggung musik internasional.
Sejumlah penonton mengaku terkesan dengan penyelenggaraan konser di kawasan candi tersebut. Eva Puspita dan Astrid, misalnya, menilai pertunjukan itu menjadi momentum istimewa yang mempertemukan musik kelas dunia dengan salah satu mahakarya peradaban dunia.
"Aku pengin banget nonton konser Andrea Bocelli, kebetulan ada konser di Borobudur yang latar belakang Candi Borobudur jadi megah banget, makanya aku pilih datang dari Jakarta ke Borobudur untuk nonton konser ini," kata Astrid.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mengapresiasi kenyamanan penyelenggaraan acara di kawasan wisata tersebut.
"Suasana yang konvensional dan saya sangat terkesan, Borobudur bisa membuat konser sedemikian rupa sehingga kita nyaman bahkan dari kita masuk, datang ke tempat sangat nyaman," katanya.
Sementara itu, Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengerahkan 3.229 personel gabungan untuk mengamankan konser tersebut. Personel berasal dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
Kepala Pelaksana Pengamanan Konser Andrea Bocelli, Kombes Pol Muhammad Aldian, mengatakan pengamanan ditingkatkan untuk mengantisipasi tingginya jumlah penonton, kepadatan pengunjung, serta potensi gangguan lalu lintas di kawasan wisata Borobudur.
Aldian yang juga menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah itu menjelaskan pengamanan kegiatan masyarakat merupakan tugas rutin kepolisian. Namun, kesiapsiagaan ditingkatkan mengingat konser tersebut berskala internasional dan diperkirakan dihadiri banyak penonton.
"Pengamanan kegiatan masyarakat ini sebenarnya rutin, tidak ada hal yang khusus. Hanya memang kita meningkatkan antisipasi karena jumlah penontonnya akan banyak. Apalagi kegiatan ini berada di kawasan wisata terkenal, yaitu Borobudur," katanya.
Menurut dia, pengamanan difokuskan pada upaya mengantisipasi kemacetan, gangguan lalu lintas, dan kepadatan masyarakat di sekitar lokasi acara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!